Dispar Kukar Dorong Promosi Targetkan Kunjungan Wisatawan Mancanegara

Plt. Kepala Dispar Kukar, Arianto. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
Plt. Kepala Dispar Kukar, Arianto. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan sebagai salah satu indikator utama keberhasilan pembangunan sektor pariwisata.

Untuk mencapai target tersebut, Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar menilai promosi pariwisata, khususnya event budaya unggulan, perlu diperluas hingga ke pasar internasional.

Read More
banner 300x250

Plt. Kepala Dispar Kukar, Arianto mengungkapkan bahwa ukuran kinerja sektor pariwisata tidak hanya dilihat dari kunjungan wisatawan lokal dan nusantara, tetapi juga wisatawan mancanegara.

Oleh kerena itu, diperlukan strategi promosi yang lebih agresif dan tepat sasaran.

“Dinas Pariwisata ini diberi tugas, salah satunya ukurannya adalah kunjungan wisatawan, baik wisatawan lokal, nusantara, maupun mancanegara. Nah, tentu kami harus melakukan upaya-upaya dan kegiatan yang bisa memenuhi target tersebut,” ujar dia, Rabu (28/1/2026).

Ia mengakui, mendatangkan wisatawan mancanegara menjadi tantangan tersendiri.

Berbeda dengan wisatawan domestik yang relatif lebih mudah dijangkau, turis asing memerlukan pendekatan promosi yang lebih luas dan berkelanjutan.

Maka dari itu, Dispar Kukar memaksimalkan peran kegiatan-kegiatan budaya sebagai pintu masuk promosi pariwisata daerah.

Salah satu kegiatan yang memiliki daya tarik internasional adalah Erau, pesta adat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura yang sarat nilai budaya dan keunikan lokal.

Menurutnya, Erau merupakan aset strategis yang dapat dipasarkan ke luar negeri untuk menarik minat wisatawan mancanegara.

“Event-event di Kutai Kartanegara ini seperti Erau, bagaimana nanti kita promosikan ke luar negeri supaya ada kunjungan wisatawan mancanegara. Budayanya unik, menarik, dan biasanya turis mancanegara tertarik dengan hal-hal seperti itu,” kata Arianto.

Terkait anggaran, dia menegaskan bahwa Dispar Kukar tidak memiliki tugas untuk secara langsung mendatangkan wisatawan mancanegara ke daerah.

Peran utama dinas adalah menyiapkan dan mempromosikan daya tarik wisata agar dikenal luas, sehingga wisatawan datang dengan kesadaran dan ketertarikan sendiri.

“Mendatangkan itu bukan tugas kita secara langsung. Harapan kita, dengan promosi dan dengan adanya event-event yang menarik, wisatawan mancanegara itu datang karena tertarik,” tegasnya.

Meskipun demikian, Arianto menyebut bahwa aspek promosi masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu diperkuat, terutama dari sisi dukungan anggaran.

Promosi yang kurang masif dapat menyebabkan event-event unggulan Kukar tidak dikenal luas oleh pasar internasional.

“Kalau promosinya kurang, itu menyebabkan event itu tidak diketahui, sehingga wisatawan mancanegara tidak datang. Nah, yang perlu itu anggaran untuk promosi, supaya bisa dilihat juga oleh turis mancanegara,” sebut dia.

Ia menjelaskan Dispar Kukar kini mulai mendorong penggunaan media digital, termasuk video promosi pariwisata, sebagai sarana untuk menjangkau pasar global.

Melalui konten visual yang menarik dan mudah diakses, diharapkan wisatawan asing dapat mengenal potensi pariwisata Kukar tanpa harus datang langsung terlebih dahulu.

“Harapan kita, dengan mereka melihat video promosi event-event yang ada di Kutai Kartanegara, mereka tertarik untuk datang dan menyaksikan langsung,” pungkas Arianto. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *