Hadiah Rumah Jadi Motivasi, Peraih Juara 1 MTQ Nasional Asal Kenohan Ingin Terus Berprestasi

Muhammad Farid Luthfi Mubaraq saat berada di lokasi rumah hadiah dari Pemkab Kukar. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
Muhammad Farid Luthfi Mubaraq saat berada di lokasi rumah hadiah dari Pemkab Kukar. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Muhammad Farid Luthfi Mubaraq, salah satu peraih Juara Terbaik I MTQ Nasional asal Kabupaten Kutai Kartanegara merasa bahagia saat menerima hadiah berupa satu unit rumah dari Pemerintah Kabupaten Kukar, Senin (29/12/2025).

Apresiasi tersebut menjadi momen istimewa dalam perjalanan panjang Farid menekuni dunia Musabaqah Tilawatil Quran sejak usia dini.

Read More
banner 300x250

Remaja asal Desa Semayang Kecamatan Kenohan itu mengaku tidak menyangka pemerintah daerah memberikan hadiah berupa rumah kepada para juara MTQ tingkat nasional.

Menurutnya, bentuk apresiasi tersebut terbilang jarang dan memiliki makna besar bagi para peserta.

“Perasaan tentu sangat senang. Soalnya kan jarang dari pemerintah itu dikasih rumah untuk para juara-juara,” ungkap dia usai menerima kunci rumah.

Dalam MTQ Nasional ke-30, ia berhasil meraih Juara Terbaik I pada cabang Satu Juz dan Tilawah, mengungguli peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.

Prestasi tersebut merupakan buah dari proses panjang yang telah ia jalani sejak kecil.

Dia bercerita, keterlibatannya dalam ajang MTQ sudah dimulai sejak tahun 2015, ketika usianya masih sangat belia.

“Kalau dari awal MTQ, sejak 2015 pertama kali saya ikut. Waktu itu umur saya sekitar tujuh tahun,” tutur Farid.

Kini, di usia 17 tahun, dia telah menghabiskan lebih dari satu dekade hidupnya untuk mendalami Alquran, bahkan sebelum mengenyam pendidikan formal.

“Dari sebelum sekolah memang sudah menggeluti ini,” katanya.

Meski berasal dari Desa Semayang, Kecamatan Kenohan, sebuah wilayah yang jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, tetapi keterbatasan geografis tidak menjadi penghalang baginya untuk terus berprestasi hingga tingkat nasional.

Farid tidak ingin berhenti pada satu pencapaian. Ia menargetkan untuk mengikuti cabang lomba yang lebih tinggi dalam ajang MTQ berikutnya.

“Insya Allah target ke depannya saya bakal ikut cabang baru lagi, ikut cabang Lima Juz dan Tilawah,” tutur dia.

Saat ini, proses seleksi menuju MTQ Nasional berikutnya tengah berlangsung. Meski belum mendapatkan panggilan resmi, ia tetap bersiap jika sewaktu-waktu dipercaya kembali mewakili daerah.

Ia berharap pemerintah terus memberikan perhatian dan penghargaan kepada para peserta MTQ yang berprestasi, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pembinaan generasi Qurani.

“Harapannya semoga ke depannya pemerintah lebih mengutamakan hadiah peserta,” pungkas Farid. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *