KUKAR, LINGKARKALTIM: Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong penguatan potensi ekonomi lokal di tingkat kecamatan.
Salah satu langkah strategis yang kini ditekankan adalah, agar setiap kecamatan memiliki produk unggulan yang dapat menjadi identitas dan penggerak ekonomi masyarakat setempat.
Kepala Bidang Promosi dan Informasi Industri Disperindag Kukar Hamidin mengatakan, pengembangan produk unggulan di setiap kecamatan menjadi bagian penting dalam memperkuat daya saing daerah.
“Kami ingin setiap kecamatan memiliki produk yang khas, baik dari sektor pertanian, perikanan, kerajinan, maupun olahan pangan. Ini penting untuk membangun kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal,” kata Hamidin pada Lingkarkaltim, di Tenggarong, Jum’at (14/11/2025).
Menurut Hamidin, produk unggulan tidak hanya akan memperkuat karakter ekonomi wilayah, tetapi juga mempermudah pemerintah daerah dalam melakukan pembinaan dan promosi.
“Dengan adanya produk unggulan, kita bisa lebih fokus dalam memberikan pendampingan, sertifikasi, dan promosi, sehingga produk tersebut memiliki nilai tambah dan daya saing di pasar,” jelasnya.
Disperindag Kukar saat ini telah melakukan identifikasi potensi industri kecil dan menengah (IKM) di seluruh kecamatan.
Hasilnya, setiap wilayah memiliki kekhasan yang dapat dikembangkan menjadi produk unggulan, mulai dari olahan hasil laut di wilayah pesisir, hingga produk pertanian dan kerajinan tangan di daerah pedalaman.
“Kita ingin potensi ini benar-benar dioptimalkan melalui pembinaan dan promosi terpadu,” tambah Hamidin.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah siap memberikan dukungan berupa pelatihan, bantuan peralatan, hingga fasilitasi pameran bagi pelaku usaha yang mengembangkan produk khas daerahnya.
Selain itu, Disperindag juga mendorong agar pelaku IKM memperhatikan aspek kualitas, kemasan, dan pemasaran berbasis digital.
“Kami tidak hanya bicara produksi, tapi juga bagaimana produk itu bisa menjangkau pasar yang lebih luas,” katanya.
Ia menilai, dengan adanya produk unggulan di setiap kecamatan, maka pemerataan ekonomi dapat lebih mudah diwujudkan.
“Kita ingin agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya terkonsentrasi di wilayah kota atau kawasan tertentu, tapi juga dirasakan merata hingga ke desa dan kecamatan,” ujarnya.
Selain untuk memperkuat ekonomi lokal, keberadaan produk unggulan juga diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata dan investasi daerah.
Produk khas dari setiap kecamatan akan memperkaya identitas ekonomi Kukar dan membuka peluang promosi lintas sektor.
“Produk unggulan daerah bisa menjadi pintu masuk bagi sektor pariwisata maupun industri kreatif,” tutur Hamidin.
Dalam hal ini, Disperindag Kukar akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan perangkat daerah terkait dalam menetapkan dan memperkuat produk unggulan masing-masing wilayah.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan kemandirian ekonomi daerah yang berkelanjutan.
“Harapan kami, dengan sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha lokal, setiap kecamatan di Kukar bisa memiliki produk unggulan yang tidak hanya dikenal di daerah sendiri, tapi juga mampu bersaing di pasar nasional,” ungkapnya. (Adv/Kik)










