Pelaku IKM di Dekranasda Kukar Nikmati Peluang Penjualan Langsung ke Masyarakat

Pelaku IKM di Dekranasda Kukar, Etiovia (kiki/Lingkarkaltim)
Pelaku IKM di Dekranasda Kukar, Etiovia (kiki/Lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Keberadaan galeri Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi berkah tersendiri bagi pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) lokal.

Para pelaku usaha kini memiliki wadah strategis, untuk memasarkan langsung produk-produk unggulannya kepada masyarakat, wisatawan, hingga tamu-tamu resmi daerah yang berkunjung ke Tenggarong.

Read More
banner 300x250

Salah satu pelaku IKM Etiovia mengaku, sangat terbantu dengan adanya fasilitas penjualan di galeri Dekranasda Kukar.

Ia yang memproduksi aneka kerajinan tangan berbahan dasar rotan dan kain lokal menyebut, tempat tersebut menjadi etalase penting untuk memperkenalkan karya masyarakat Kukar.

“Dulu kami hanya menjual di rumah atau menunggu momen pameran, sekarang produk kami bisa dipajang dan dibeli langsung setiap hari di galeri Dekranasda,” kata Etiovia pada Lingkarkaltim, Jum’at (31/10/2025).

Menurut Etiovia, keberadaan Dekranasda bukan hanya sekadar tempat menjual barang, tapi juga sarana promosi yang efektif. Banyak pengunjung yang awalnya hanya melihat-lihat, kemudian tertarik membeli karena keunikan dan kualitas produk lokal.

“Setiap kali ada tamu dari luar daerah, pasti mereka diajak ke sini. Jadi, galeri ini juga ikut memperluas jaringan pasar kami,” tambahnya.

Ia menilai penataan produk di galeri Dekranasda sudah cukup baik, dengan konsep yang menonjolkan kekhasan daerah. Produk-produk seperti batik Kukar, kerajinan kayu, tas anyaman, hingga makanan olahan khas turut dipajang secara menarik.

“Penataan yang rapi dan estetik membuat produk kami terlihat lebih bernilai. Itu juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas,” tutur Etiovia.

Selain manfaat promosi, Etiovia juga menilai sistem pengelolaan yang diterapkan Dekranasda cukup membantu pelaku usaha kecil. Penjualan dilakukan secara transparan dan hasilnya diserahkan langsung kepada pelaku IKM sesuai laporan penjualan.

“Kami tidak dibebani biaya tambahan, dan semua transaksi dilaporkan dengan jelas. Ini sangat mendukung kami yang baru belajar memasarkan produk,” ungkapnya.

Dari segi omzet, Etiovia menyebut adanya peningkatan setelah produknya dijual melalui galeri Dekranasda Kukar. Konsumen yang datang tidak hanya warga lokal, tetapi juga pengunjung dari daerah lain yang tertarik membawa oleh-oleh khas Kukar.

“Kalau akhir pekan atau ada kegiatan pemerintah daerah, penjualan bisa naik dua sampai tiga kali lipat. Dalam satu bulan bisa mencapai Rp 7-15 juta,”

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, Sayid Fathullah, menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berkolaborasi dengan Dekranasda dalam mendorong pertumbuhan IKM lokal.

Menurutnya, galeri Dekranasda merupakan bagian penting dari upaya pemerintah untuk memperluas akses pasar dan memperkenalkan produk unggulan daerah.

“Dekranasda adalah mitra strategis kami. Melalui galeri ini, pelaku IKM dapat belajar sekaligus mempraktikkan pemasaran secara langsung,” ujarnya.

Sayid Fathullah menambahkan, Disperindag Kukar akan terus memberikan dukungan dalam bentuk pelatihan, fasilitasi pameran, hingga penguatan kapasitas produksi.

Ia juga menekankan pentingnya inovasi agar produk lokal tetap diminati. “Kita tidak bisa hanya mengandalkan kualitas, tapi juga harus kreatif dalam kemasan, branding, dan penjualan digital. Pemerintah siap membantu pelaku IKM untuk menuju ke arah itu,” tegasnya.

Dengan dukungan pemerintah daerah dan semangat pelaku IKM yang tinggi, Etiovia optimistis produk-produk lokal Kukar bisa semakin berkembang.

“Kami ingin membuktikan bahwa karya pelaku IKM Kukar mampu bersaing dan menjadi kebanggaan daerah. Galeri ini adalah langkah awal menuju kemandirian ekonomi kreatif,” pungkasnya. (Adv/kik)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *