Faktor Cuaca dan RKAB, Pelayanan Pandu Tunda Turun 30 Persen

Manager Keuangan PT. Tunggang Parangan Oky Sjaifudin Adam, Sabtu (19/9/2026) (Rizki/Lingkarkaltim)
Manager Keuangan PT. Tunggang Parangan Oky Sjaifudin Adam, Sabtu (19/9/2026) (Rizki/Lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM : Pelayanan pandu tunda di kolong jembatan diprediksi September 2026 ini mengalami penurunan hingga 30 persen. Hal tersebut dipengaruhi oleh menurunnya target Rencana Kerja Anggaran Belanja (RKAB) perusahaan Batubara dan faktor alam yang dikarenakan oleh kabut asap.

Manager Keuangan PT. Tunggang Parangan Oky Sjaifudin Adam mengatakan, pelayanan pandu tunda tiap bulannya bisa mencapai 1000 kapal. Tapi, untuk 2 bulan terakhir ini hanya sekitar 700 kapal.

Read More
banner 300x250

“Bulan kemarin ada sekitar 700 kapal yang kita layani dan September ini diperkirakan sama hanya 700 kapal,” kata Oky Sjaifudin pada Lingkarkaltim, di Tenggarong, Sabtu (19/9/2026).

Ia menegaskan, kapal yang dilayani ini hanya yang bermuatan batu bara. Tapi tantangan yang dihadapi ialah ketika air pasang muatan batu-bara itu dikhawatirkan menabrak jembatan dan ketika air surut yang dikhawatirkan terkena dasar sungai.

“Layanan pandu tunda kapal batu bara ini bagian dari core bisnis PT. Tunggang Parangan. Setiap kapal yang melintas dikenakan biaya Rp. 1,7 juta,” tegasnya.

Sementara itu secara terpisah, Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Setkab Kukar Sudarno mendorong seluruh perusahaan daerah (Perusda) dapat mengembangkan bisnisnya lebih luas, termasuk PT. Tunggang Parangan.

“Dengan berkembangnya bisnis ini, juga dapat berkontribusi terhadap Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” sebut Sudarno.

Pihaknya memahami terhadap faktor kondisi cuaca saat ini, yang dapat mempengaruhi bisnis perusda. (riz)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *