Sekda Kukar Minta Merah Putih Sanga-Sanga 2027 Lebih Inovatif dan Berdampak bagi Masyarakat

Rapat Audiensi Persiapan Peringatan Peristiwa Merah Putih Ke-80 Tahun 2027 di Kecamatan Sangasanga, Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Kantor Bupati Kukar, Senin (19/10/26). (Dilla/lingkarkaltim)
Rapat Audiensi Persiapan Peringatan Peristiwa Merah Putih Ke-80 Tahun 2027 di Kecamatan Sangasanga, Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Kantor Bupati Kukar, Senin (19/10/26). (Dilla/lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Peringatan Merah Putih Sanga-Sanga yang diperingati setiap 27 Januari diharapkan tidak sekadar menjadi agenda tahunan yang berlangsung dengan pola serupa. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong adanya inovasi baru agar kegiatan tersebut memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.

Harapan itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, saat menerima audiensi jajaran Kecamatan Sanga-Sanga, Senin (19/10/2026). Pertemuan tersebut membahas rencana pelaksanaan peringatan Merah Putih Sanga-Sanga pada 27 Januari 2027, termasuk rangkaian kegiatan, pihak yang terlibat, serta usulan anggaran.

Read More
banner 300x250

Dalam audiensi tersebut, Sunggono mendengarkan paparan Camat Sanga-Sanga, Sumardani, mengenai rencana kegiatan yang akan dilaksanakan.

Ia mengapresiasi persiapan yang telah dilakukan, tetapi meminta panitia tingkat kecamatan kembali memikirkan konsep yang lebih kreatif.

Menurutnya, peringatan Merah Putih Sanga-Sanga memiliki nilai sejarah penting sehingga pelaksanaannya perlu terus dikembangkan. Jangan sampai kegiatan yang digelar setiap tahun hanya menjadi rutinitas tanpa memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Harapan saya, pelaksanaan kegiatan tahun depan bisa sukses dan memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat, khususnya warga Sanga-Sanga. Jangan sampai kegiatannya terkesan monoton, hanya dilaksanakan setiap tahun dengan pola yang sama, tetapi tidak memberikan manfaat maksimal,” ujarnya.

Sunggono menilai, konsep yang disampaikan dalam audiensi masih belum menunjukkan banyak hal baru. Karena itu, ia mengajak jajaran kecamatan untuk kembali berdiskusi dan menggali ide-ide yang memungkinkan diterapkan pada pelaksanaan tahun depan.

Ia juga melihat dukungan dari organisasi perangkat daerah (OPD) sudah tersedia. Namun, dukungan tersebut perlu diimbangi dengan gagasan baru dari panitia kecamatan agar peringatan Merah Putih memiliki nilai tambah.

Terlebih, jajaran Kecamatan Sanga-Sanga, mulai dari camat, sekretaris camat, kepala seksi hingga lurah, merupakan putra daerah yang diharapkan memahami potensi dan kebutuhan masyarakat setempat.

Sementara itu, Camat Sanga-Sanga, Sumardani, mengatakan rencana kegiatan yang disiapkan sejauh ini masih mengacu pada pelaksanaan tahun sebelumnya, termasuk agenda napak tilas dan rangkaian kegiatan lainnya.

“Kami tadi beraudiensi dengan Pak Sekda terkait kegiatan Merah Putih Sanga-Sanga yang akan dilaksanakan pada 27 Januari 2027. Untuk kegiatannya masih sama seperti tahun lalu, tidak ada perbedaan,” ungkap Sumardani.

Ia menyebutkan, usulan anggaran kegiatan sama seperti tahun sebelumnya.

” Kami mengusulkan Rp650 juta, relatif sama dengan tahun sebelumnya. Jika itu terpotong kami siap saja dan kegiatan tetap terlaksana” tambahnya.

Selain konsep kegiatan, panitia juga berharap kondisi cuaca mendukung pelaksanaan acara. Sumardani berharap kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) segera berkurang, disertai turunnya hujan dalam beberapa bulan ke depan.

“Harapan kami peringatan Merah Putih Sanga-Sanga berjalan lancar di 2027,” pungkasnya. (Adv/dil)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *