Cegah Kebakaran Berulang, Wabup Kukar Minta OPD dan Camat Perkuat Kesiapsiagaan

Wakil Bupati, Rendo Solihin. (Doc. Istimewa)
Wakil Bupati, Rendo Solihin. (Doc. Istimewa)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memperkuat upaya pencegahan kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat penduduk.

Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, meminta organisasi perangkat daerah (OPD) teknis dan para camat meningkatkan kewaspadaan melalui pengaktifan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling), patroli malam, serta mitigasi bencana hingga tingkat kelurahan dan rukun tetangga (RT).

Read More
banner 300x250

Langkah tersebut menjadi perhatian setelah kebakaran di Tenggarong merenggut nyawa seorang ayah dan dua anaknya. Peristiwa tragis ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dan upaya pencegahan untuk melindungi keselamatan masyarakat.

“Ini harus menjadi perhatian serius kita bersama,” ujar Rendi.

Ia menegaskan, pencegahan kebakaran tidak bisa hanya mengandalkan petugas pemadam kebakaran. Perlu keterlibatan seluruh unsur pemerintah, mulai dari OPD teknis, kecamatan, kelurahan, hingga pengurus RT dan masyarakat.

Menurutnya, siskamling dan patroli malam perlu kembali diaktifkan untuk meningkatkan pengawasan lingkungan. Selain itu, edukasi kepada masyarakat juga harus diperkuat agar warga lebih memahami potensi penyebab kebakaran, seperti instalasi listrik yang tidak aman dan penggunaan kompor yang kurang hati-hati.

“Keselamatan jiwa masyarakat harus menjadi fokus kita hari ini,” tegasnya.

Rendi juga meminta pemerintah daerah memberi perhatian terhadap kesiapan sarana dan prasarana pemadam kebakaran. Dukungan bagi relawan, termasuk Barisan Sukarelawan Kebakaran (Balakarcana), dinilai penting melalui penyediaan peralatan, pelatihan, perlindungan, dan kesiapan operasional.

Menurutnya, kebutuhan tersebut perlu menjadi bagian dari prioritas perencanaan dan penganggaran daerah. Dengan peralatan yang memadai serta petugas dan relawan yang siap, penanganan kebakaran diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dan efektif.

Melalui penguatan pencegahan di lingkungan masyarakat dan peningkatan kesiapan petugas, Pemkab Kukar berharap risiko kebakaran dapat ditekan. Rendi mengingatkan seluruh pihak agar tidak menunggu musibah berikutnya untuk bergerak.

“Jangan menunggu musibah terjadi baru kita bergerak. Setiap menit sangat berarti dan setiap nyawa harus kita lindungi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kukar, Fida Hurasani, mengimbau masyarakat agar ikut meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi kebakaran di lingkungan masing-masing.

“Ke depan, kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, baik yang disebabkan instalasi listrik, kompor, maupun faktor lainnya,” kata Fida.

Di sisi internal, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kukar juga terus mengevaluasi kemampuan personel. Fida menyebut, saat ini terdapat tiga pleton yang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Setiap kejadian kebakaran menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kemampuan seluruh personel agar memiliki standar kesiapan yang merata dalam merespons keadaan darurat.

“Kami terus melakukan evaluasi agar seluruh pleton memiliki kemampuan yang sama dalam merespons kebakaran,” tegasnya. (Adv/dil)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *