KUKAR, LINGKARKALTIM: Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Yayasan Pendidikan Kutai (YPK) Tenggarong telah melaksanakan gladi Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada pekan lalu. Kegiatan tersebut berjalan lancar tanpa kendala teknis.
Wakil Kepala Bidang Kurikulum SMK YPK Tenggarong, Surijan, mengatakan pelaksanaan TKA utama dijadwalkan pada 26–28 Oktober 2026. Hingga saat ini, pihak sekolah belum menemukan kendala teknis, baik pada server maupun jaringan internet.
“Kami hanya mengkhawatirkan kondisi siswa, misalnya ada yang jatuh sakit saat hari pelaksanaan. Namun, untuk teknis, server dan jaringan semuanya aman,” ujar Surijan saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (10/10/2026).
TKA bertujuan melengkapi data hasil belajar siswa secara objektif melalui rapor sekolah. Selain itu, hasil TKA dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam proses seleksi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, termasuk perguruan tinggi.
Dalam pelaksanaannya, terdapat tiga mata pelajaran wajib yang diujikan, yakni Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris. Selain itu, siswa juga diwajibkan mengikuti ujian mata pelajaran pilihan sesuai ketentuan yang berlaku.
Mata pelajaran pilihan tersebut mencakup Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Geografi, Sosiologi, Sejarah, Antropologi, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Matematika Tingkat Lanjut, serta sejumlah bahasa asing, seperti Prancis, Jerman, Jepang, Mandarin, Korea, dan Arab.
Ia menambahkan, Ekonomi menjadi salah satu mata pelajaran pilihan yang banyak diminati siswa dari program keahlian Manajemen Perkantoran.
“Untuk mata pelajaran pilihan, Ekonomi dominan dipilih oleh siswa yang berjurusan Manajemen Perkantoran,” katanya.
Ia berharap pelaksanaan TKA utama mendatang dapat berjalan lebih optimal dan seluruh siswa SMK YPK Tenggarong dapat mengikuti ujian dengan baik serta memperoleh hasil yang memuaskan.
“Kami berharap anak-anak didik kami bisa mengerjakannya dengan sungguh-sungguh agar hasilnya memuaskan,” tutupnya.(ahk/*far)










