BERAU, LINGKARKALTIM: Bupati Berau Sri Juniarsih Mas terus mendorong penguatan sarana dan prasarana transportasi darat di Kabupaten Berau. Kali ini, upaya tersebut dilakukan dengan menyampaikan sejumlah usulan program strategis daerah kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, mulai dari pengadaan bus sekolah hingga pengembangan Bus Trans Berau.
Usulan itu disampaikan Sri Juniarsih saat melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub RI, Aan Suhanan, Kamis (8/10/2026). Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi Pemerintah Kabupaten Berau untuk menyampaikan kebutuhan transportasi yang dinilai penting dalam menunjang mobilitas masyarakat dan pengembangan potensi daerah.
Didampingi Kepala Dinas Perhubungan Berau Rusnan Hefni beserta jajaran, Sri Juniarsih memaparkan sejumlah kebutuhan yang diharapkan mendapat dukungan pemerintah pusat. Selain pengadaan bus sekolah dan pengembangan Bus Trans Berau, Pemkab Berau juga mengusulkan dukungan penerangan jalan umum (PJU) serta sarana dan infrastruktur transportasi darat lainnya.
“Penguatan sektor transportasi memiliki arti penting bagi perkembangan Berau. Ketersediaan sarana transportasi yang memadai diharapkan dapat membantu masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari sekaligus memperluas aksesibilitas antarkawasan,”kata Sri Juniarsih,
Pengadaan bus sekolah, misalnya, menjadi salah satu kebutuhan yang berkaitan langsung dengan mobilitas pelajar. Sementara itu, pengembangan Bus Trans Berau diharapkan dapat memperkuat layanan transportasi publik di daerah.
Namun tambahnya, perhatian Pemkab Berau tidak hanya tertuju pada kebutuhan transportasi masyarakat. Infrastruktur dan konektivitas juga menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata yang selama ini menjadi salah satu potensi unggulan daerah.
‘Apalagi Berau dikenal memiliki destinasi wisata yang menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara. Salah satunya Pulau Maratua, yang menjadi andalan pariwisata daerah, selain sejumlah kawasan yang masuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN),”terangnya
Potensi tersebut dinilai perlu didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai, termasuk konektivitas transportasi darat yang menunjang perjalanan masyarakat menuju berbagai titik pelayanan dan akses ke kawasan wisata.
Karena itu, dukungan pemerintah pusat diharapkan dapat membantu Pemkab Berau memperkuat pembangunan sektor transportasi sesuai kebutuhan daerah. Meski demikian, usulan yang disampaikan masih memerlukan tindak lanjut dan keputusan dari pihak terkait.
Dalam audiensi tersebut, Sri Juniarsih berharap berbagai kebutuhan yang telah disampaikan dapat memperoleh perhatian dan menjadi prioritas, sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat secara luas. “Kami berharap apa yang kami sampaikan dan kami mohonkan dapat menjadi perhatian dan diprioritaskan, sehingga dapat direalisasikan untuk mempermudah akses masyarakat sekaligus mendukung konektivitas menuju kawasan pariwisata di Kabupaten Berau,” ujarnya.
Melalui usulan tersebut, Pemkab Berau berharap dukungan Kemenhub dapat membuka peluang penguatan transportasi darat di daerah, baik untuk menunjang mobilitas masyarakat maupun mendukung pengembangan potensi pariwisata Berau ke depan.
“Bagi kami, pembangunan transportasi bukan sekadar menyediakan sarana, melainkan juga mendorong keterhubungan antarkawasan agar aktivitas masyarakat dan pengembangan ekonomi daerah dapat berjalan lebih optimal,”tutupnya. (riel/prokopim/advetorial)






