Dispar Kukar Siap Intervensi Komunitas Stand Up Comedy Tenggarong untuk Cetak Komika Muda

Salah seorang komika dari Komunitas Stand Up Comedy Tenggarong membawakan materi humor di hadapan para penonton saat sesi open mic mingguan di Cafe Haha,Tenggarong, Rabu (7/10/2026) malam. (Dilla/lingkarkaltim)
Salah seorang komika dari Komunitas Stand Up Comedy Tenggarong membawakan materi humor di hadapan para penonton saat sesi open mic mingguan di Cafe Haha,Tenggarong, Rabu (7/10/2026) malam. (Dilla/lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menaruh perhatian besar pada perkembangan ekonomi kreatif lokal, salah satunya seni komedi tunggal (stand-up comedy). Dispar Kukar mengapresiasi konsistensi Komunitas Stand Up Comedy Tenggarong yang terus berkarya secara mandiri meski tanpa dukungan dana APBD.

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dispar Kukar, Zikri Umulda, menyatakan bahwa pihaknya siap melakukan intervensi guna membantu komunitas ini tumbuh lebih solid.

Read More
banner 300x250

Langkah penataan dan pembinaan akan disiapkan agar para komika Tenggarong semakin percaya diri dan matang di panggung.

“Mereka mau tumbuh dan berkembang secara mandiri, dan itu tentu mendapat apresiasi dari kami. Ke depan, kami akan menyiapkan beberapa skema pendampingan. Salah satunya dengan mendatangkan mentor dari Stand Up Samarinda untuk memperkuat kualitas materi para komika,” ujar Zikri.

Sebagai bagian dari strategi pengembangan, Dispar Kukar berencana meluncurkan program Ekraf Goes to School pada tahun 2027. Program ini bertujuan mencari bibit-bibit bakat baru di tingkat sekolah menengah hingga perguruan tinggi melalui kolaborasi lintas sektor, mulai dari seni film, fotografi, musik, hingga komedi.

Zikri menilai, penguatan materi menjadi kunci utama bagi para komika agar siap tampil di ruang publik yang lebih luas.

Sementara itu, Ketua Stand Up Comedy Tenggarong, Muhammad Zakaria Al Fazri, menyambut positif perhatian dari pemerintah daerah.

Saat ini, komunitasnya rutin menggelar panggung open mic setiap Rabu malam mulai pukul 19.30 WITA. Wadah ini terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar public speaking maupun mengasah bakat komedi.

“Dalam tiga bulan terakhir ada sekitar 14 orang yang terdaftar, dan progresnya sangat baik. Komika baru yang bergabung bahkan sudah mampu membawakan materi durasi lima menit yang menghibur,” kata Zakaria.

Zakaria berharap, lewat dukungan Dispar Kukar dan konsistensi latihan harian, seni stand-up comedy dapat terus berkembang. Tak hanya dikenal di pusat Kota Tenggarong, tetapi juga makin familiar hingga ke kecamatan-kecamatan lain di wilayah Kukar. (Adv/dil)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *