KUKAR, LINGKARKALTIM: Aroma menyengat dari sebuah pondok kebun karet di kawasan Timur Leste, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Jumat (2/10/2026), mengundang kecurigaan warga. Setelah diperiksa, ternyata terdapat jasad seorang pria yang telah membusuk di bagian belakang pondok.
Korban diketahui bernama Rahmani (53), warga Kecamatan Loa Janan. Jasad korban ditemukan tergeletak di permukaan tanah, tepat di bawah tangga pondok kebun di Jalan Houling MTK-BKS.
Penemuan jasad tersebut bermula saat dua pekebun, Hairul Tombe dan Dasri, tengah mencari kayu di sekitar kebun milik korban sekitar pukul 11.00 WITA. Keduanya hendak meminta izin kepada korban sebelum mengambil kayu yang ditemukan di area kebun.
Sesampainya di pondok, keduanya memanggil korban dengan sapaan “Cil”. Namun, tidak ada jawaban. Rasa curiga semakin kuat setelah keduanya mencium bau tidak sedap yang berasal dari sekitar pondok.
Saat mendekati lokasi, Hairul dan Dasri melihat sosok tubuh manusia di bagian belakang pondok. Keduanya kemudian meninggalkan lokasi dan melaporkan penemuan tersebut kepada Hadini.
Informasi itu selanjutnya diteruskan kepada Polsek Loa Kulu. Personel piket menerima laporan sekitar pukul 11.25 WITA dan langsung mendatangi lokasi untuk memastikan temuan tersebut.
Polisi kemudian berkoordinasi dengan Unit Inafis Polres Kutai Kartanegara. Sekitar pukul 14.55 WITA, petugas tiba di lokasi dan melakukan pemeriksaan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari pemeriksaan awal, korban ditemukan dalam posisi miring ke kiri dengan bagian rusuk kanan mengenai kayu. Sejumlah barang milik korban juga ditemukan di sekitar lokasi, yakni telepon seluler Xiaomi Redmi warna hitam, celana panjang jin biru, sepeda motor Honda Supra beserta kunci kontak, serta dompet hitam yang terbungkus plastik putih.
Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Aji Muhammad Parikesit Tenggarong untuk penanganan lebih lanjut. Pihak keluarga disebut menolak dilakukan autopsi terhadap korban.
Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto mengatakan, petugas telah melakukan olah TKP bersama Unit Inafis Polres Kukar, memeriksa saksi-saksi, memasang garis polisi, serta mengevakuasi jenazah.
Polisi masih menangani temuan tersebut untuk memastikan rangkaian kejadian serta kondisi korban berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan. (ahk)










