Pemkab Kukar Siapkan RSUD AM Parikesit Jadi Rumah Sakit Rujukan Regional

Rumah Sakit AM Parikesit Tenggarong Seberang. (RSUD AM Parikesit)
Rumah Sakit AM Parikesit Tenggarong Seberang. (RSUD AM Parikesit)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat sektor kesehatan dengan menyiapkan RSUD Aji Muhammad (AM) Parikesit sebagai rumah sakit rujukan regional di Kaltim.

Bupati Kukar, dr. Aulia Rahman Basri menjelaskan bahwa pengembangan itu tidak hanya menyasar peningkatan fasilitas rumah sakit, tetapi juga penambahan dokter subspesialis, penguatan alat kesehatan modern, hingga pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) terpadu.

Read More
banner 300x250

Ia mengatakan, pemerintah pusat mendukung penuh pengembangan RSUD AM Parikesit agar mampu menaungi pelayanan kesehatan bagi sejumlah kabupaten dan kota di sekitar Kukar.

Menurutnya, status RSUD AM Parikesit yang kini berada pada kelas B menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kukar.

Namun, saat ini masih terdapat sejumlah layanan subspesialis yang perlu dilengkapi agar rumah sakit tersebut mampu menangani lebih banyak kasus medis secara mandiri.

“Nah, kita berkomitmen, pemerintah pusat akan mensupport beberapa peralatan-peralatan serta ketenagaan yang masih kurang karena Rumah Sakit Parikesit ini sudah berada di kelas B,” ungkap dia, Senin (25/5/2026).

Ia menerangkan, peningkatan kompetensi rumah sakit akan difokuskan pada pemenuhan tenaga dokter subspesialis yang hingga kini masih terbatas.

“Ada beberapa sub-sub spesialis yang masih kosong, dari pemerintah pusat itu berkomitmen untuk memenuhi ketersediaan dokter-dokter sub-spesialis ini,” terang Aulia.

Dia menilai bahwa penguatan layanan kesehatan tersebut penting agar masyarakat Kukar tidak lagi bergantung penuh pada rumah sakit provinsi untuk mendapatkan layanan medis lanjutan.

“Tentunya ini semua kita lakukan untuk menjamin bidang kesehatan di Kabupaten Kutai Kartanegara ini berjalan dengan baik,” tuturnya.

Aulia menargetkan RSUD AM Parikesit mampu menjadi pusat layanan kesehatan unggulan di tingkat kabupaten bahkan menyaingi rumah sakit milik pemerintah provinsi.

Ia optimistis, pengembangan fasilitas dan sumber daya manusia kesehatan akan membawa layanan kesehatan Kukar menjadi salah satu yang terbaik di daerah.

“Kami menjamin untuk bidang kesehatan, itu Insya Allah kitalah yang paling maju di seluruh kabupaten yang ada di Kalimantan Timur,” kata dia.

“Bahkan Insya Allah tidak lama lagi kita akan bisa menyaingi rumah sakit provinsi karena harapan kami seluruh permasalahan kesehatan yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara itu bisa diselesaikan di sini,” sambungnya.

Untuk kasus tertentu yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, Pemkab Kukar juga telah menjalin kerja sama dengan sejumlah rumah sakit di dalam maupun luar negeri.

“Ini untuk mendeliver pasien-pasien kita di Kukar,” ungkap Aulia.

Selain penguatan rumah sakit, Kementerian Kesehatan memberikan dukungan pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) di Kukar.

“Kukar nanti akan dibangun Labkesmas, yaitu Laboratorium Kesehatan Masyarakat, di mana ini merupakan laboratorium terintegrasi dan terpadu,” jelasnya.

Dalam skema pembangunan itu, lanjut Aulia, Pemkab Kukar bertugas menyiapkan lahan, sementara pembangunan gedung dan penyediaan alat akan ditangani Kementerian Kesehatan.

“Nanti tenaganya itu juga dari pemerintah daerah Kabupaten Kutai Kartanegara. Harapan kita putra-putri terbaik Kukar nanti akan bergabung di Labkesmas ini,” sebutnya.

Ia mengatakan bahwa rencana pembangunan laboratorium tersebut dijadwalkan mulai direalisasikan pada 2027.

Saat ini, pemerintah daerah telah menyiapkan beberapa alternatif lokasi pembangunan.

“Ada beberapa titik yang kita siapkan, ada di daerah Jalan Pesut, ada di daerah eks Parikesit yang lama. Nanti tim dari Kementerian Kesehatan akan meninjau yang mana yang paling layak untuk dibangun Labkesmas,” beber Aulia.

Dia berharap segala upaya peningkatan sektor ini bisa mendukung segala program layanan kesehatan di Kukar.

“Jadi tentunya program kita berobat gratis cukup dengan KTP itu disinambungkan dengan pelayanan yang baik sehingga warga masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara bisa merasakan pelayanan yang terbaik untuk bidang kesehatan,” tutupnya. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *