KUKAR, LINGKARKALTIM: Prestasi gemilang kafilah Kutai Kartanegara (Kukar) pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional kembali menuai apresiasi besar.
Sebanyak 9 orang peserta asal Kukar yang masuk Kafilah Kaltim berhasil meraih Juara Terbaik I tingkat nasional mendapatkan hadiah berupa rumah sebagai bentuk penghargaan atas capaian luar biasa tersebut.
Sekretaris Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kukar, Darwis memaparkan secara rinci proses panjang pembinaan hingga capaian prestasi yang diraih kafilah Kukar pada ajang MTQ Nasional.
Ia menjelaskan, proses seleksi awal diikuti oleh 36 peserta yang dilaksanakan pada 27–30 Desember 2023.
Dari jumlah tersebut, 15 orang merupakan peserta Terbaik I MTQ Provinsi Kaltim 2023 yang keberangkatannya dibiayai oleh LPTQ Kukar, sementara 21 peserta lainnya berangkat dengan biaya mandiri.
“Hasil seleksi awal menetapkan 22 peserta asal Kukar untuk mengikuti Training Center (TC) sebagai persiapan MTQ tingkat nasional,” ucap dia, Senin (29/12/2025).
Pembinaan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. TC tahap I hingga VIII dilaksanakan sejak Februari hingga Juli 2024 di Asrama Haji Balikpapan dan Samarinda.
Selanjutnya, TC tahap IX digelar pada Agustus hingga awal September 2025 di Wisma Pamentas, Lebak Bulus, Jakarta, yang diikuti oleh 18 peserta.
Dari hasil TC terakhir, lanjut dia, ditetapkan 17 orang peserta asal Kukar untuk bergabung bersama Kafilah Kaltim pada MTQ Nasional. Seluruh peserta tersebut berhasil meraih prestasi, baik juara maupun harapan.
“Total kafilah MTQ Nasional dari Kalimantan Timur berjumlah 56 orang yang berasal dari 10 kabupaten/kota, dan 17 orang atau sekitar 30 persen di antaranya berasal dari Kutai Kartanegara,” ungkap Darwis.
Capaian Kukar terbilang sangat dominan. Dari 20 cabang dan golongan lomba yang memperoleh Juara Terbaik I, 9 orang atau 45 persen di antaranya merupakan peserta asal Kukar.
Adapun rincian prestasi peserta Kukar pada MTQ Nasional adalah Terbaik I 9 orang, Terbaik II 4 orang, Terbaik III: 1 orang, Harapan I 1 orang, Harapan II 1 orang, serta Harapan III 1 orang.
Sebagai langkah strategis dan evaluasi berkelanjutan, ia mengungkapkan bahwa LPTQ Kukar telah menyiapkan sejumlah program lanjutan.
Salah satunya adalah pemetaan potensi kafilah, mengingat peserta yang telah menjadi Juara Terbaik I Nasional berpotensi tidak dapat tampil kembali pada cabang dan golongan yang sama di MTQ Nasional berikutnya.
Selain itu, LPTQ Kukar juga akan menyiapkan konsep Training Center baru, dengan seleksi dan TC awal yang direncanakan berlangsung setiap bulan Desember, sebagai persiapan mempertahankan Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi di Kutai Timur Tahun 2025.
“TC juga akan dilanjutkan pada tahun 2025 dengan lokasi di luar Kukar, agar kafilah dapat berlatih dalam suasana yang lebih kondusif dan tidak menimbulkan beban psikologis,” pungkasnya. (ASR)










