KUKAR, LINGKARKALTIM: Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Bidang Promosi dan Informasi Industri berhasil menuntaskan seluruh program kerja tahun 2025. Salah satu program utama yang direalisasikan adalah pendampingan dan pengawasan pelaporan Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas).
Kepala Bidang Promosi dan Informasi Industri Disperindag Kukar, Hamidin, menjelaskan bahwa SIINas merupakan amanat dari Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 13 Tahun 2025 tentang Tata Cara Penyampaian Data Industri, Kawasan Industri, dan Informasi Lain melalui SIINas.
Platform ini menjadi pusat integrasi data industri nasional yang digunakan pemerintah sebagai dasar perumusan kebijakan yang akurat dan tepat sasaran.
“Masih banyak pelaku industri yang belum memahami tata cara pelaporan di SIINas. Karena itu kami melakukan bimbingan teknis, pendampingan, dan pengawasan. Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan sudah terlaksana seratus persen,” jelas Hamidin.
Selain program SIINas, Disperindag Kukar juga telah melaksanakan empat kegiatan pelatihan ekspor sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pelaku industri dan pelaku usaha lokal agar mampu menembus pasar internasional.
Hamidin menyampaikan, pelatihan ekspor tersebut menghadirkan narasumber profesional dari Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Timur dan diikuti oleh 40 peserta dari berbagai kecamatan.
“Pesertanya berasal dari beberapa kecamatan. Idealnya setiap kecamatan mengirim perwakilan, namun karena menyesuaikan anggaran, total peserta sekitar 40 orang,” ungkapnya.
Ia menambahkan, meskipun program pelatihan ekspor mendapat respons positif dan sebenarnya direkomendasikan untuk dilanjutkan oleh pihak pemerintah daerah, kondisi anggaran membuat program tersebut belum bisa dijadwalkan ulang dalam waktu dekat.
“Harapannya tentu bisa berlanjut setiap tahun. Bahkan Sekda menyarankan agar kegiatan ini diteruskan. Namun kembali lagi, karena keterbatasan anggaran, untuk sementara belum bisa kami lanjutkan,” ujar Hamidin.
Dengan terselesaikannya seluruh program prioritas tahun 2025, Disperindag Kukar berharap para pelaku industri dan UMKM semakin siap menghadapi tantangan era digital dan mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan, baik di pasar domestik maupun internasional. (Adv/Lk)










