KUKAR, LINGKARKALTIM: Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menargetkan 5 kali keterlibatan pelaku usaha lokal mengikuti event daerah dan luar daerah selama setahun.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Promosi dan Industri Disperindag Kukar Hamidin, di Tenggarong, belum lama ini.
Ia mengatakan, kegiatan tersebut mencakup event daerah, ajang nasional, APKASI, Business Matching, hingga Trade Expo yang menjadi ruang strategis bagi perluasan pasar.
Target tersebut disusun berdasarkan evaluasi kegiatan promosi tahun sebelumnya serta meningkatnya antusiasme pelaku usaha untuk berpartisipasi dalam berbagai pameran.
Menurutnya, keikutsertaan dalam event besar mampu memberikan dampak signifikan terhadap pengembangan jaringan bisnis para pelaku UMKM dan IKM.
“Kami menargetkan sedikitnya lima kali pelaku usaha Kukar ikut terlibat dalam event promosi dalam satu tahun. Ini bukan sekadar jumlah, tapi strategi untuk memperluas peluang pasar agar produk lokal kita semakin dikenal,” kata Hamidin pada Lingkarkaltim, di Tenggarong, belum lama ini.
Ia menjelaskan, event seperti APKASI dan Trade Expo Indonesia merupakan panggung besar yang menghadirkan buyer dari berbagai daerah bahkan mancanegara.
Kehadiran pelaku usaha Kukar di ajang tersebut diyakini mampu membuka peluang kerjasama yang lebih luas, terutama dalam memperkuat rantai pasok dan penetrasi pasar baru.
Ia juga akan memastikan pendampingan intensif bagi peserta sebelum mengikuti kegiatan promosi. Pendampingan itu meliputi penyiapan stok produk, perbaikan tampilan kemasan, materi promosi, hingga pelatihan cara menjalin komunikasi dengan calon mitra usaha.
Selain ajang nasional, keterlibatan dalam event daerah juga tetap menjadi prioritas. Pameran-pameran lokal menjadi ruang penting bagi pelaku usaha pemula untuk melatih kemampuan promosi, sekaligus memahami respon pasar sebelum menembus skala yang lebih besar.
“Event daerah adalah fondasi awal untuk memperkuat kesiapan pelaku usaha,” tegasnya.
Tidak hanya memamerkan produk, setiap event yang diikuti juga menjadi kesempatan membangun jejaring antar daerah melalui sesi business matching.
Dalam sesi tersebut, pelaku usaha dapat berdiskusi langsung dengan calon mitra atau buyer potensial, yang menjadi pintu masuk terjadinya kerjasama berkelanjutan.
Dalam hal ini, Disperindag Kukar telah menyiapkan kalender promosi tahunan yang memuat daftar event prioritas. Kalender tersebut menjadi panduan bagi pelaku usaha yang ingin mendaftar sekaligus bagi perangkat daerah dalam memfasilitasi keikutsertaan secara maksimal.
Dengan adanya target lima kali keterlibatan pelaku usaha lokal ini, diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi berbasis industri kecil dan menengah di Kukar.
“Kami ingin pelaku usaha kita terus naik kelas. Semakin sering mereka tampil, semakin besar peluang kolaborasi dan pasar yang dapat dijangkau,” pungkasnya. (Adv/kik)










