KUKAR, LINGKARKALTIM: Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tengah menyiapkan langkah strategis untuk memperluas jaringan kerja sama antar daerah dalam sektor industri dan perdagangan.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan daya saing ekonomi daerah serta memperkuat rantai pasok yang saling menguntungkan.
Kerja sama antar daerah tersebut akan menyasar wilayah yang memiliki potensi ekonomi saling melengkapi, baik di Kalimantan Timur maupun luar daerah. Sehingga produk unggulan Kukar diharapkan dapat lebih cepat memasuki pasar yang lebih luas dan memiliki nilai tambah lebih tinggi.
Plt. Kepala Disperindag Kukar Sayid Fhatullah menegaskan, strategi ini menjadi bagian dari rencana besar pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi pasca pandemi.
“Kami ingin memastikan pelaku usaha Kukar memiliki akses pasar yang lebih kuat dan kompetitif. Kerja sama lintas wilayah adalah langkah konkret untuk memperluas jaringan perdagangan,” tegas Sayid Fhatullah pada Lingkarkaltim, di Tenggarong, Senin (27/10/2025).
Menurutnya, selama ini masih banyak pelaku usaha lokal yang menghadapi tantangan dalam pemasaran produk, baik akibat keterbatasan akses logistik maupun lemahnya penetrasi pasar.
“Dengan adanya dukungan dari daerah lain, produk kita bisa lebih cepat masuk dan diterima di pasar baru,” tambahnya.
Selain penguatan akses pasar, kerja sama antar daerah juga akan meliputi pengembangan jaringan industri berbasis potensi lokal. Beberapa komoditas unggulan seperti olahan pertanian, perikanan, hingga kerajinan dinilai mampu menjadi daya tarik kerja sama ekonomi.
Rencana ini juga akan diikuti dengan peningkatan kompetensi para pelaku usaha melalui pelatihan dan pendampingan.
“Kolaborasi ini bukan hanya soal perdagangan barang, tapi juga bagaimana pelaku usaha mendapatkan ilmu baru, teknologi baru, dan cara produksi yang lebih efisien,” ucapnya.
Disperindag Kukar juga menekankan pentingnya digitalisasi sistem perdagangan, sebagai bagian dari agenda kerja sama tersebut. Platform pemasaran online akan dimaksimalkan untuk mempercepat transaksi serta mempermudah promosi produk ke berbagai daerah.
Saat ini Disperindag Kukar mulai menjalin komunikasi intensif dengan sejumlah daerah yang berpotensi menjadi mitra strategis. Pemkab Kukar juga sedang melakukan pemetaan kebutuhan industri dan peluang investasi sebagai dasar pembentukan nota kesepahaman (MoU).
“Kami berharap implementasi bisa dimulai bertahap pada tahun depan,” tuturnya.
Dengan langkah ini, pemerintah daerah berharap manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya para pelaku UMKM dan IKM. Disperindag Kukar yakin kolaborasi antar daerah, akan menjadi kekuatan baru dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Kukar yang berkelanjutan. (Adv/Kik)










