Distanak Kukar Lakukan Pengapuran untuk Perbaiki pH Tanah di Lahan Eks Tambang

Pemanfaatan Lahan Eks Tambang di Salah Satu Wilayah Kukar untuk Pertanian
Pemanfaatan Lahan Eks Tambang di Salah Satu Wilayah Kukar untuk Pertanian
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus melakukan berbagai langkah teknis untuk meningkatkan produktivitas pertanian, salah satunya dengan perbaikan pH tanah di lahan-lahan yang sebelumnya tergolong berat dan lahan pasca tambang.

Plt. Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Distanak Kukar, Taufik, menjelaskan bahwa kondisi tanah di wilayah eks tambang memiliki kandungan hara dan tingkat keasaman yang berbeda dibandingkan lahan pertanian biasa. Oleh karena itu, diperlukan perlakuan khusus agar lahan tersebut bisa kembali produktif.

Read More
banner 300x250

“Lahan eks tambang memiliki tingkat keasaman yang cukup tinggi dan unsur hara yang rendah. Untuk menetralkannya, kita lakukan pengapuran secara bertahap agar pH tanah bisa meningkat dan tanaman dapat tumbuh optimal,” jelas Taufik pada Selasa (7/10/2025).

Langkah pengapuran ini menjadi bagian dari program Optimalisasi Lahan (Opslah) yang didukung oleh Kementerian Pertanian, sekaligus bagian dari strategi Distanak Kukar dalam meningkatkan indeks pertanaman (IP). Dengan pH tanah yang ideal, lahan dapat diolah lebih intensif hingga dua atau tiga kali masa tanam dalam setahun.

“Ketika pH tanah sudah stabil, tanaman bisa menyerap unsur hara lebih baik. Dampaknya bukan hanya pada peningkatan hasil panen, tapi juga efisiensi penggunaan pupuk,” tambahnya.

Beberapa perusahaan tambang di Kukar juga dilibatkan dalam kegiatan perbaikan lahan pasca tambang ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Menurut Taufik, hasilnya cukup menggembirakan, di mana lahan yang sebelumnya tandus kini mulai menghasilkan tanaman padi dan jagung.

“Pada tahap awal hasilnya memang belum maksimal, tapi setiap musim tanam selalu ada peningkatan. Artinya, proses perbaikan tanah berjalan baik,” ujarnya.

Distanak Kukar menargetkan dalam beberapa tahun ke depan, sebagian besar lahan eks tambang yang telah direklamasi bisa dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian produktif. Upaya perbaikan pH tanah menjadi langkah kunci agar lahan tersebut tidak hanya hijau kembali, tetapi juga bermanfaat secara ekonomi bagi masyarakat sekitar. (WAN/ADV)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *