Pariwisata Muara Wis Andalkan Alam, Perlu Dukungan Infrastruktur dan Pengelolaan

Camat Muara Wis, Fadhli Annur
Camat Muara Wis, Fadhli Annur
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Potensi wisata di Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara, masih menyimpan daya tarik besar, khususnya di Desa Muara Enggelam yang dikenal sebagai kampung tanpa daratan. Meski demikian, aksesibilitas dan minimnya sarana penunjang menjadi tantangan utama dalam pengembangannya.

Camat Muara Wis, Fadhli Annur, mengungkapkan bahwa akses jalan menuju Muara Enggelam masih terbatas. Seharusnya, perjalanan hanya memakan waktu sekitar 30 menit, namun kini bisa mencapai 40 hingga 50 menit. Selain itu, pengunjung juga harus menyeberangi sungai sehingga perjalanan terasa cukup melelahkan.

Read More
banner 300x250

“Untuk menjangkau ke sana, aksesnya masih sulit. Jalan dari Kota Bangun Seberang ke Muara Wis belum bisa mempercepat perjalanan, ditambah lagi harus melewati sungai,” ujarnya pada Kamis (2/10/2025).

Meski menghadapi kendala infrastruktur, pemerintah daerah mulai memberi perhatian. Tahun 2025, sekitar dua kilometer jalan menuju Muara Wis telah dibangun menggunakan anggaran daerah, meski masih membutuhkan kelanjutan pembangunan agar akses wisata lebih mudah dijangkau.

Fadhli menambahkan, fasilitas penunjang wisata seperti gazebo dan sarana rekreasi lainnya masih sangat minim. Wisata yang ditawarkan sejauh ini hanya mengandalkan keindahan alam dan daya tarik unik desa yang berada di atas danau.

“Selama ini hanya mengandalkan alam. Memang cukup dikenal, bahkan pernah ada wisatawan mancanegara yang datang. Tapi karena tidak dikelola dengan baik, pengunjung semakin berkurang,” jelasnya.

Muara Enggelam sempat viral di media sosial dan YouTube, namun karena kurangnya pengelolaan dan dukungan wisata ekonomi, desa tersebut belum mampu memberikan dampak ekonomi signifikan bagi warga sekitar.

Selain Muara Enggelam, Kecamatan Muara Wis juga memiliki potensi wisata di kawasan Danau Muara Wis. Pulau-pulau kecil yang tersebar di wilayah Kenohan dinilai dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata baru.

“Alhamdulillah, alam di kawasan danau masih cukup bagus. Tinggal bagaimana kita kelola dengan dukungan pemerintah agar bisa menjadi destinasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” tambah Fadhli.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat untuk memajukan sektor pariwisata. Dengan pengelolaan yang baik, ia optimistis wisata alam Muara Wis bisa menjadi daya tarik unggulan di Kutai Kartanegara. (WAN/ADV)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *