KUKAR, LINGKARKALTIM : Pelaksanaan Expo Erau 2025 di Lapangan Basket Stadion Rondong Demang Tenggarong, memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi bagi pelaku UMKM dan IKM.
Salah satu pelaku IKM asal Kelurahan Jahab Anci Arlici Ardiani Laing menyampaikan rasa syukurnya telah dilibatkan dan diberikan kesempatan oleh pemerintah daerah, untuk berjualan di Expo Erau.
“Berjualan di sini merupkan kesempatan yang luar biasa, untuk meningkatkan perekonomian keluarga dan mempromosikan produk lokal Kalimantan,” kata Anci Arlici pada Lingkarkaltim, di Stand Expo Erau, Selasa (23/9/2025).
Adapun produk yang dijual di Expo Erau ini diantaranya, baju dari kulit kayu, baju manik, tas, topi, kalung, cincin, taplak meja, dan anjat.
“Produk yang dijual itu dengan harga bervariatif mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 2 juta. Hal itu tergantung dari tingkat kerumitan dan modal bahan,” ucapnya.
Ia mengaku, memasuki hari ketiga berjualan di Expo Erau telah mendapatkan sekitar Rp 700 ribu. Hal ini jelas berbeda ketika dihari biasa hanya mampu mendapatkan Rp 50 ribu per hari bahkan tak ada pemasukan.
“Saya berharap, pemerintah daerah terus melibatkan pelaku UMKM dan IKM setiap pelaksanaan event. Saya baru 4 kali ini telah mengikuti event yang digelar oleh pemerintah daerah,” harapnya.
Ia menyebutkan, dari pengakuan pengunjung bahwa produk yang dijual itu sangat menarik dan berkualitas. Bahkan sejumlah pengunjung itu juga ingin mengetahui terhadap proses pembuatan produk tersebut.
Pihaknya mengapresiasi kepada pemerintah daerah atas kesempatan yang diberikan. Hal ini dinilai bagian dari hadirnya peran pemerintah daerah, dalam mendukung pelaku usaha lokal.
Sementara itu Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar Sayid Fhatullah menegaskan, pemerintah daerah komitmen untuk terus melibatkan pelaku UMKM dan IKM, dalam mengikuti event daerah dan luar daerah.
“Ini bagian dari upaya kita untuk mewujudkan UMKM dan IKM naik kelas. Dengan naik kelas dipastikan mewujudkan masyarakat yang sejahtera,” tegas Sayid Fhatullah.
Dirinya berharap, pelaku UMKM dan IKM di Kukar tetap eksis dan berkembang. Pihaknya mengaku, produk UMKM dan IKM lokal memiliki kualitas tinggi, sehingga mampu bersaing dengan produk luar. (Adv/kik)










