KUKAR, LINGKARKALTIM: Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Menamang Kanan, Ardiani, menegaskan pentingnya perhatian pemerintah daerah terhadap fasilitas pendidikan di SMP Negeri 7 Muara Kaman. Sebagai komite sekolah, ia menyampaikan bahwa sekolah ini sudah berkembang baik, namun kondisi infrastruktur masih memerlukan dukungan nyata.
“Alhamdulillah sekolahnya sudah bagus, tapi beberapa ruang kelas masih butuh dukungan. Kami harap pemerintah bisa membantu menyempurnakan infrastruktur pendidikan di sini,” ujar Ardiani pada Sabtu (13/9/2025).
Ia menjelaskan, masyarakat desa sudah berusaha memberikan dukungan melalui gotong royong. Meski demikian, keterbatasan dana dan kapasitas desa membuat kebutuhan ruang kelas dan fasilitas pendukung harus mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah.
Menanggapi hal tersebut, Plt. Kabid Pembinaan SMP Disdikbud Kukar, Emy Rosana Saleh, memastikan pihaknya telah menyiapkan langkah intervensi. Menurutnya, beberapa program rehabilitasi sudah berjalan, termasuk perbaikan sarana dasar seperti toilet sekolah.
“Ada kayaknya di tahun ini masih melakukan rehab kalau tidak salah di toilet. Yang pasti kita akan melakukan intervensi dan menindaklanjuti terkait dengan pembangunan sarpras, khususnya bangunan sekolah dan ruangan di SMP 7 Muara Kaman,” jelas Emy.
Ia menekankan bahwa kebutuhan ruang kelas baru menjadi salah satu fokus utama. Disdikbud Kukar, kata Emy, menyadari bahwa keterbatasan ruang belajar dapat menghambat proses pembelajaran sehingga perlu segera diselesaikan.
Emy juga mengakui bahwa efisiensi anggaran menjadi tantangan dalam realisasi pembangunan. Meski begitu, ia menegaskan pihaknya tetap berupaya agar perencanaan pembangunan ruang kelas baru di SMP 7 Muara Kaman tidak tertunda.
“Memang kita menyesuaikan dengan adanya efisiensi yang kurang, tapi yang pasti kita akan berusaha merealisasikan pembangunan ruangan kelas yang selama ini menjadi kendala di SMP 7 Muara Kaman,” tegasnya.
Dengan adanya dorongan dari masyarakat dan komite sekolah, Emy optimistis intervensi infrastruktur bisa segera dijalankan. Sinergi antara pemerintah daerah dan warga desa dianggap sebagai kunci untuk mempercepat peningkatan kualitas pendidikan di kawasan tersebut.
Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus melakukan pemetaan kebutuhan sarana dan prasarana sekolah, sehingga SMP 7 Muara Kaman dan sekolah lain di Kutai Kartanegara dapat memiliki fasilitas belajar yang lebih layak dan mendukung generasi muda. (WAN/ADV)










