Kades Loh Sumber Tegaskan Komitmen Selaraskan Program Desa dengan RPJMD Kukar

Kantor Desa Loh Sumber
Kantor Desa Loh Sumber
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Kepala Desa Loh Sumber, Sukirno, menegaskan bahwa pembangunan desa yang ia pimpin akan selalu disinergikan dengan visi besar Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang tertuang dalam RPJMD Kukar Idaman. Hal itu mencakup pengembangan sumber daya manusia (SDM), sektor pariwisata, hingga dunia pendidikan.

Menurutnya, pemerintah desa memiliki peran penting dalam melakukan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat sesuai kapasitas kewenangan dan anggaran desa. Ia mencontohkan intervensi yang dilakukan di sektor pendidikan, terutama pada TPA dan PAUD yang memang menjadi tanggung jawab desa.

Read More
banner 300x250

“Ranah desa itu ada, misalnya PAUD desa. Itu bisa kita intervensi. Tapi kalau sudah menyangkut yayasan, pesantren, atau sekolah SD, SMP, SMA, itu bukan kapasitas desa lagi. Jadi kami hanya fokus pada apa yang sesuai kewenangan dan aturan teknis,” jelas Sukirno, Senin (8/9/2025).

Ia menambahkan, seluruh program desa harus sejalan dengan program kabupaten agar terjalin kolaborasi dan komunikasi yang baik. Hal ini juga menjadi dasar perubahan RPJMD desa yang dilakukan, seiring adanya perpanjangan masa jabatan kepala desa.

“RPJMD desa harus bersinergi dengan RPJMD kabupaten. Jadi apa pun program kabupaten, desa akan menyesuaikan agar tetap searah dan mendukung visi Bupati Kukar,” tegasnya.

Selain sektor pendidikan, desa juga tetap mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan sosial masyarakat. Bentuk intervensi itu, antara lain, berupa bantuan sosial seperti BLT Dana Desa, bantuan rehabilitasi rumah, hingga intervensi data warga yang belum masuk dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).

“Kalau BLT itu sudah pasti melalui alokasi dana desa. Untuk bantuan lain, ada yang dari pusat atau badan sosial lain. Kita juga berusaha mengintervensi warga yang belum terdata di DTKS agar tetap bisa mendapat perhatian,” tambahnya.

Sukirno menegaskan, langkah-langkah tersebut dilakukan agar pembangunan desa tidak berjalan sendiri, melainkan menjadi bagian integral dari program besar pemerintah daerah. Menurutnya, sinergi antara desa dan kabupaten adalah kunci agar manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. (IDN/ADV)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *