Generasi Muda Pimpin Koperasi Desa, Prangat Selatan Siap Genjot Ekonomi Petani

Kepala Desa Prangat Selatan, Sarkono
Kepala Desa Prangat Selatan, Sarkono
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Desa Prangat Selatan, Kecamatan Marangkayu, mengambil langkah strategis untuk memperkuat perekonomian warganya melalui Koperasi Desa Merah Putih. Menariknya, koperasi ini dipimpin oleh generasi muda desa, menghadirkan optimisme baru dalam tata kelola ekonomi lokal.

Koperasi yang resmi terbentuk melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) beberapa bulan lalu tersebut diketuai oleh Agus, pemuda sarjana asal Prangat Selatan yang dikenal mandiri secara ekonomi. Memiliki usaha transportasi dan perdagangan sembako, Agus dinilai mampu membawa koperasi bergerak profesional dan transparan.

Read More
banner 300x250

Kepala Desa Prangat Selatan, Sarkono mengatakan formasi pengurus koperasi sengaja dibuat inklusif dengan melibatkan unsur perempuan dan pemuda.

“Kami ingin koperasi ini mewakili aspirasi semua lapisan masyarakat, bukan hanya kelompok tertentu. Partisipasi anak muda sangat penting agar koperasi punya energi dan ide segar,” ujarnya, Jumat (8/8/2025).

Fokus utama koperasi adalah membeli hasil karet dari petani lokal, disusul tandan buah segar (TBS) sawit. Dengan begitu, harga jual petani diharapkan lebih stabil dan tidak sepenuhnya bergantung pada tengkulak.

Selain sektor jual beli hasil perkebunan, koperasi juga  membuka unit simpan pinjam dan grosir desa untuk memasok kebutuhan sembako secara kolektif. Sarkono menegaskan, grosir desa akan menjadi pemasok, bukan pengecer, sehingga tetap mendukung UMKM lokal yang sudah lebih dulu ada.

Langkah lain yang disiapkan adalah penyediaan pupuk untuk petani karet, sawit, dan hortikultura. Selama ini, petani harus membeli pupuk ke kota seperti Samarinda atau Bontang.

“Dengan adanya stok pupuk di desa, harga akan lebih terjangkau dan aksesnya lebih mudah,” tambah Sarkono.

Ia menegaskan, koperasi ini bukan pesaing BUMDes, melainkan pelengkap dalam upaya memberikan manfaat yang maksimal untuk masyarakat.

“Kalau BUMDes milik desa, koperasi ini murni milik warga. Tahun lalu, BUMDes menyumbang PAD Rp114 juta, dan kami berharap koperasi juga bisa memberi kontribusi nyata,” katanya.

Dengan keterlibatan generasi muda dan pola kepengurusan yang inklusif, Pemerintah Desa Prangat Selatan optimistis Koperasi Merah Putih akan menjadi motor baru penggerak ekonomi desa dan mengangkat kesejahteraan petani.(IDN/ADV)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *