KUKAR, Lingkarkaltim : Sebagai upaya pemenuhan air bersih kepada masyarakat, Pemerintah Desa Perangat Selatan Kecamatan Marang Kayu melakukan pembangunan sumur bor pada 2024 ini.
Sementara pemenuhan air bersih desa ini bagian dari meningkatkan pelayanan dasar kepada masyarakat. Air bersih desa ini pastinya sangat dibutuhkan dalam kehidupan masyarakat.
Kepala Desa Perangat Selatan Sarkono mengatakan, pembangunan sumur bor ini berkat kerjasama antar dunia usaha melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR), yang membantu desa menyediakan sumber air bersih bagi warganya.
“Pembangunan ini dilakukan selain menjadi kebutuhan masyarakat dan juga jangkau pipa induk air bersih ini cukup jauh,” kata Sarkono pada media, Sabtu (30/11/2024).
Pembangunan sumur bor ini bagian dari solusi atas permasalahan air bersih desa khususnya di RT 16 yang belum masuk pelayan air bersih. Dalam hal ini pengelolaan air bersih desa melibatkan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) setempat.
“Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Perangat Selatan turut mengelola penjualan air bersih kepada masyarakat sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan air. Usaha ini terus berkembang, dengan jumlah pelanggan yang meningkat dari 320 menjadi 600 pelanggan,” ucapnya.
Pemenuhan air bersih desa kepada masyarakat ini, menjadi komitmen pemerintah desa Perangat Selatan. Pihaknya juga melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam pemenuhan air bersih desa.
Dukungan pemerintah daerah terhadap pemenuhan air bersih desa ini melalui program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim).
“Kami akan terus berusaha, memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses air bersih. Saat ini, kami sedang membangun sumur tambahan untuk RT yang belum teraliri,” pungkasnya. (adv/kik)










