KUKAR, Lingkarkaltim : Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kukar pada 2024 ini mencapai sekitar 60 persen. Sementara APBD Kukar 2024 mencapai sekitar 14,3 triliun rupiah.
Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kukar H Sunggono saat pimpin rapat evaluasi dan serapan APBD, di Pendopo Wakil Bupati Kukar, Senin (25/11/2024). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kukar.
Ia mengatakan, minimnya realisasi atau serapan APBD ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya masih ada sejumlah OPD yang belum melaporkan kegiatannya, pada aplikasi E-Pantau. Kemudian terkendala dengan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) dan lainnya.
“Masih ada OPD yang belum menginput hasil pekerjaannya, sehingga serapan APBD masih minim,” katanya.
Untuk itu, serapan APBD ini menjadi perhatian bersama agar bisa terserap dengan maksimal. Pihaknya memastikan serapan APBD ini bisa maksimal setelah selesai kontrak atau penagihan dengan target 15 Desember 2024.
“Pentingnya evaluasi ini dilakukan, agar kita bisa memantau pekerjaan yang telah direncanakan itu bisa direalisasikan dengan baik,” ucapnya.
Dalam hal ini, ia mendorong seluruh OPD untuk segera dapat melakukan percepatan atau menyelesaikan pekerjaannya dan melaporkan hasil pekerjaan itu melalui E-Pantau dengan baik. Sehingga hasil dari pekerjaan itu tak mengecewakan masyarakat.
“Evaluasi ini menjadi catatan bersama atas pertanggung jawaban kinerja dan untuk menyusun kegiatan pada 2025. Jika kinerja maksimal pastinya serapannya juga maksimal,” sebutnya.
Ia berharap, dalam melaksanakan kegiatannya baik Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga Kecamatan harus taat dengan peraturan perundang-undangan baik itu dari perencanaan maupun pertanggung jawaban. Sehingga tak ada bias pada prosesnya.
“Saat ini masih ada sejumlah kegiatan besar yang masih berjalan diantaranya oembangunan pasar Tangga Arung, Rumah Sakit Muara Badak, CBD, Taman Kota Raja, dan lainnya. Jika itu telah ditagihkan pastinya serapan APBD akan meningkat,” tutupnya. (adv/kik).










