Pastikan Jaringan Aman di Pilkada 2024, Diskominfo Kukar Lakukan Penguatan

banner 468x60

 

KUKAR, Lingkarkaltim : Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kukar memastikan pelaksanaan Pilkada 2024 berjalan aman dan lancar, khususnya terhadap laporan hasil penghitungan suara melalui sistem online.

Hal itu disampaikan oleh Plt Kepala Diskominfo Kukar Solihin pada Lingkarkaltim, di ruang kerjanya, Rabu (20/11/2024).

Ia mengatakan, pemerintah daerah terus melakukan penguatan terhadap wilayah yang lemah jaringan maupun blank spot. Tapi, untuk seluruh wilayah Kukar telah dipastikan telah ada jaringan. Sebab Diskominfo memiliki program yaitu pengentasan desa blank spot.

“Program itu telah berjalan sejak 2022 lalu, ada 23 desa yang menjadi fokus sasaran target, termasuk 6 desa lainnya ditangani oleh Kementerian Kominfo RI,” katanya.

Adapun desa yang menjadi target diantaranya, Desa Bendang Raya, Suka Bumi, Rantau Hempang, Buluk Sein, Batuq, Sallo Cela, Wonosari, Kupang Baru, Muara Aloh, Long Lalang, Muhuran, Sebelimbingan.

Kemudian, Desa Tanjung Batuq Harapan, Muara Salung, Muara Tiq, Muara Kebaq, Muara Tuboq, Muara Belinau, Long Belah Modang, Umaq Diang, Umaq Takung.

Sedangkan 6 Desa di Kukar yang menjadi kewenangan Kementerian Kominfo RI yakni, Desa Benua Baru, Muara Enggelam, Muara Siran, Lamin Pulut, Lamin Telihan dan Teluk Bingkai. Melalui program itu, wilayah yang kemah sinyal atau blank spot dibantu dengan tindakan darurat yaitu pengadaan starling.

“Jadi desa yang blank spot sudah kita bangunkan menara repeter, pada 2024 ini ada 9 menara yang dibangun. Dan seluruh desa sudah teratasi masalah blank spot,” ucapnya.

“Dan tinggal 6 desa itu Base Transceiver Station (BTS) tak berfungsi yang milik Kementerian Kominfo RI,” tambahnya.

Sehingga dalam mengatasi persoalan itu, pihaknya telah bersurat melalui Bupati Kukar kepada Kementerian Kominfo RI, untuk dapat diambil alih oleh daerah. Agar permasalahan jaringan ini bisa diatasi dengan baik.

Menurutnya, akses jaringan telekomunikasi ini menjadi bagian penting atau kebutuhan dasar bagi masyarakat. Untuk itu, permasalahan jaringan ini segera dituntaskan. Ia menargetkan pada 2025 di Kukar yang terdiri dari 193 desa, 44 kelurahan dan 20 Kecamatan bisa menikmati jaringan sinyal secara optimal.

“Penanganan dan lemah sinyal ini menjadi komitmen kami untuk menyelesaikan persolan itu, meskipun target RPJMD telah tercapai, bagi Dusun yang belun teridentifikasi akan ditindaklanjuti,” pungkasnya. (adv/kik)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *