KUKAR, Lingkarkaltim : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar menggelar festival pekan budaya bahari, di Taman Kota Raja Tenggarong, sejak 14-18 Agustus 2024. Sementara kegiatan tersebut melibatkan sejumlah pelaku seni dan budaya, yang akan menampilkan bakatnya.
Kegiatan itu dibuka langsung oleh Kepala Disdikbud Kukar Tauhid Afrilian Noor melalui Kabid Kebudayaan Puji Utomo. Dan dihadiri unsur forkopimda maupun tamu undangan lainnya.
“Festival ini menampilkan karya atau potensi yang dimiliki oleh pelaku seni dan budaya, yang ada di Tenggarong khususnya berkaitan dengan budaya Kutai, baik itu seni tari tradisional, seni musik dan lainnya,” kata Puji Utomo pada Lingkarkaltim, Kamis (15/8/2024).
Tujuan dari kegiatan itu ialah, untuk melestarikan kebudayaan tradisional khususnya Kutai dan sebagai wadah bagi para pelaku seni untuk mengekspresikan, menampilkan keseniannya. Karena selama ini para kelompok seni atau paguyuban telah berlatih dengan maksimal.
“Kita berikan ruang kepada pelaku seni, kita telah menyadari bahwa mereka telah berlatih semaksimal mungkin untuk menghasilkan penampilan yang terbaik,” ucapnya.
Dalam hal ini, pemerintah daerah melalui Disdikbud Kukar terus berupaya melestarikan kebudayaan lokal. Adapun salah satu upaya itu ialah dengan memberikan dukungan maupun latihan latihan kepada generasi selanjutnya.
“Bahkan kami juga mengadakan workshop kesenian atau sifatnya kebudayaan yang hampir punah. Kami komitmen terus menjaga warisan budaya,” ujarnya.
Dirinya berharap, melalui kegiatan ini dapat memajukan kesenian daerah dan mereka yang tampil untuk dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik.
“Tentu saja dengan seringnya menampilkan kesenian daerah di acara festival ini, dapat menunjukkan ke masyarakat luas bahwa Kukar memiliki beragam kesenian yang harus kita jaga kelestariannya,” tutupnya. (adv/*tri)










