Pemkab Kukar Tetap Prioritaskan Pembangunan Meski Rasionalisasi APBD Capai Rp2 Triliun

Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Pemkab Kukar memastikan program pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat tetap menjadi prioritas meski pemerintah daerah tengah melakukan rasionalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sampai dengan Rp2 triliun.

Bupati Kukar, dr. Aulia Rahman Basri mengatakan sejumlah pembangunan fisik tetap akan dilaksanakan, terutama yang berkaitan dengan pelayanan dasar dan penanganan infrastruktur yang mendesak, seperti perbaikan jalan maupun titik-titik longsor.

Read More
banner 300x250

“Ada pembangunan fisik yang tetap berjalan, seperti perbaikan jalan, penanganan longsoran, dan beberapa bangunan lainnya. Akan tetapi tidak sebanyak sebelumnya,” ungkap dia, Sabtu (1/8/2026).

Ia menjelaskan, langkah tersebut diambil sebagai respons terhadap penurunan kemampuan keuangan daerah akibat proses rasionalisasi APBD.

Di saat yang sama, Pemkab Kukar masih terus menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat agar dana kurang bayar yang menjadi hak daerah dapat segera disalurkan.

Menurutnya, pencairan dana tersebut mampu membantu mengurangi tekanan terhadap kondisi fiskal daerah.

“Ya, sekitar Rp2 triliun yang akan kita kurangi dari anggaran kita. Akan tetapi, kita masih melakukan proses komunikasi dengan pemerintah pusat bagaimana dana kurang bayar kita bisa tersalurkan sehingga itu bisa menutupi defisit yang cukup besar,” kata Aulia.

Dia menyebut bahwa tantangan terbesar yang dihadapi pemerintah daerah bukan hanya soal pengurangan anggaran, tetapi juga mengubah pola kerja seluruh organisasi perangkat daerah agar tetap mampu memberikan pelayanan yang optimal.

Menurutnya, perubahan budaya kerja menjadi salah satu kunci agar target pembangunan tetap tercapai meskipun kemampuan keuangan daerah mengalami penyesuaian.

“Selama ini kawan-kawan terbiasa dengan uang yang banyak, sekarang dengan anggaran yang lebih kecil, tetapi target kinerja yang diminta masyarakat tetap harus tercapai. Budaya kerja inilah yang sedang kita sesuaikan, dan memang ini sesuatu yang berat. Kami yakin ini sulit, tetapi bisa kita laksanakan,” pungkasnya. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *