Pemkab Kukar Targetkan 6 Ribu Hektare Buka Lahan Baru Pertanian Jagung

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar Muhammad Rifani, Senin (13/7/2026) (Rizki/Lingkarkaltim)
Plt Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar Muhammad Rifani, Senin (13/7/2026) (Rizki/Lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terus mengembangkan sektor pertanian jagung.

Pasalnya, komoditas jagung ini sangat diminati oleh masyarakat baik di daerah maupun luar daerah.

Read More
banner 300x250

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar Muhammad Rifani mengatakan, pertanian jagung ini bukan tanaman yang memerlukan lahan menetap. Artinya lahan pertanian jagung ini bisa berpindah tempat, berbeda dengan lahan padi sawah.

Sebagian besar petani jagung juga merupakan petani padi sawah.

“Jadi petani padi sawah itu merupakan petani jagung juga,” kata Muhammad Rifani pada Lingkarkaltim, Senin (13/7/2026).

Saat ini lahan pertanian jagung telah mencapai 6 ribu hektare. Pertanian jagung memerlukan penanganan serius dalam mengembangkan komoditas tersebut.

“Kita juga berkolaborasi dengan Polres Kukar, dalam mengembangkan pertanian jagung,” ucapnya.

Ia mengaku, kendala yang dihadapi dalam mengembangkan pertanian jagung ialah keterbatasan lahan. Pasalnya, bagi petani yang ingin menanam jagung harus membuka lahan baru terlebih dahulu, berbeda dengan lahan padi sawah.

Pihaknya menargetkan setiap tahunnya ada sekitar 6 ribu hektare lahan baru terhadap pertanian jagung. Sedangkan panen jagung bisa mencapai 5-10 ton per hektare.

“Untuk jumlah petani kita saat ini sekitar 58 ribu orang, yang tersebar di seluruh kecamatan baik itu petani jagung, padi sawah hingga hortikultura,” ujarnya.

Dirinya berharap, melalui sektor pertanian dapat meningkatkan perekonomian petani dan mewujudkan petani sejahtera.

Sementara itu Petani Jagung asal Tenggarong Jamaluddin menyebutkan, hasil pertanian jagung saat ini bisa mencapai 100 karung lebih.

Adapun masa panen jagung ini sekitar 2-3 bulan. Jagung yang dipanen dijual ke sejumlah pasar sejumlah kabupaten/kota se Kaltim.

“Untuk harga jagung ini mengalami naik dan turun, tergantung dari ketersediaan jagung di pasar, biasanya dalam 1 karung sekitar Rp. 300 ribu,” sebut Jamaluddin. (Kik)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *