Mengintip Progres KDMP Kukar: Dari Strategi Pasar UMKM Desa hingga Target Rampung

Koperasi Desa Merah Putih Desa Teluk Dalam, Kec. Tenggarong Seberang, Kamis (9/7/26). (Dilla/lingkarkaltim)
Koperasi Desa Merah Putih Desa Teluk Dalam, Kec. Tenggarong Seberang, Kamis (9/7/26). (Dilla/lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Kabar baik datang untuk para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Teluk Dalam, Kecamatan Tenggarong Seberang. Pemerintah desa setempat tengah bersiap memaksimalkan peran Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai motor penggerak ekonomi warga.

Kepala Desa Teluk Dalam, Supian mengungkapkan, bahwa gerai KDMP yang mengusung konsep mirip minimarket modern ini nantinya akan menyerap dan memasarkan produk-produk lokal agar bisa menembus pasar yang lebih luas.

Read More
banner 300x250

“Rencananya ke depan kita mengupayakan semua UMKM yang ada di sini. Nanti kita yang support barang-barangnya supaya pasarnya bisa keluar. Terutama itu amplang walet dan kue keroncong. Nanti kue keroncongnya bukan hanya yang basah, kita buatkan yang kering juga biar bisa tahan lama,” ujar Kades Teluk Dalam saat diwawancarai, Kamis (9/7/2026).

Menariknya, gedung KDMP berukuran 20 x 30 meter di atas lahan hibah desa seluas 50 x 30 meter ini sengaja dibangun di jalur strategis dekat rumah sakit.

Meski sempat dipertanyakan, Kades menjelaskan pemilihan lokasi ini disesuaikan dengan ketersediaan lahan milik desa, sekaligus memanfaatkan potensi jalurnya yang ramai.

“Saat ini bangunannya sudah 100 persen rampung, tinggal menunggu serah terima saja, mungkin sekitar tiga hari ke depan. Harapan kami, KDMP ini bisa meningkatkan ekonomi warga, menghidupkan UMKM, dan menyerap tenaga kerja lokal untuk mengurangi pengangguran,” tambahnya.

Di sisi lain, program pembangunan gerai ekonomi desa ini terus dikejar di seluruh wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Berdasarkan data dari Dinas Koperasi dan UKM (Diskop UKM) Kukar, progres pembangunan fisik terus berjalan secara bertahap.

Plt. Kepala Diskop UKM Kukar, Muhammad Reza, menjelaskan dari total rencana 237 koperasi desa/kelurahan di Kukar, saat ini baru 142 lokasi yang masuk tahap pembangunan.

“Dari 142 yang dibangun, 46 bangunan sudah 100 persen fisik per hari ini. Namun, bangunan yang selesai ini baru fisiknya saja, belum ada isi etalase dan sarana prasarana lainnya. Kami masih menunggu pengisian sapras dari Agrinas, baru setelah itu dilakukan verifikasi, validasi, dan berita acara serah terima,” jelas Reza, Kamis (9/7/2026).

Sementara itu, sisa 95 desa/kelurahan lainnya belum bisa dibangun karena berbagai kendala di lapangan, mulai dari jumlah penduduk desa yang minim, kendala geografis berupa kawasan rawa dan danau, hingga kendala pengadaan lahan.

Terkait sisa progres dari 142 desa yang tengah berjalan, Reza merincikan:

* 17 desa/kelurahan: progres di bawah 20%

* 25 desa/kelurahan: progres antara 21% – 50%

* 25 desa/kelurahan: progres antara 51% – 75%

* 29 desa/kelurahan: progres di atas 75%

Pemerintah Daerah (Pemda) Kukar sendiri menargetkan seluruh estimasi pembangunan fisik ini dapat rampung pada 16 Agustus 2026.

“Kalau anggaran, Pemda tidak terlibat karena berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres), tugas kita hanya menyiapkan lahan. Soal anggaran pembangunan gedung KDMP itu sepenuhnya ranah Agrinas,” pungkas Reza. (Dil)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *