Satlantas Polres Kukar Patroli Intensif Cegah Balap Liar Selama Ramadan

Kepala Satlantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
Kepala Satlantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Selama bulan suci Ramadan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) meningkatkan intensitas patroli malam guna mengantisipasi maraknya aksi balap liar yang kerap terjadi di sejumlah ruas jalan.

Kepala Satlantas, AKP Ahmad Fandoli, menegaskan bahwa mereka telah menyesuaikan pola pengamanan dengan perubahan aktivitas masyarakat selama Ramadan yang cenderung meningkat pada malam hari hingga menjelang sahur.

Read More
banner 300x250

“Selama bulan Ramadan kita melaksanakan kegiatan patroli untuk mengantisipasi balapan liar. Jam patroli juga kita sesuaikan, karena aktivitas masyarakat lebih banyak di malam hari,” ucap dia, Kamis (26/2/2026).

Ia menjelaskan, patroli difokuskan mulai pukul 21.00 hingga 04.00 Wita. Pada rentang waktu tersebut, personel Satlantas bersama piket Polres Kukar rutin menyisir titik-titik yang kerap dijadikan lokasi balap liar oleh para remaja.

Adapun sejumlah ruas jalan yang menjadi prioritas pengawasan di antaranya Jalur 2 Tenggarong, Jalan Pesut, dan Jalan Timbau.

Pasalnya, ketiga lokasi ini rawan karena sering digunakan untuk aksi kebut-kebutan, terutama setelah waktu berbuka puasa dan sahur.

“Di titik-titik itu memang sering dipakai anak-anak untuk kebut-kebutan. Karena itu kita fokuskan patroli di sana agar bisa segera diantisipasi,” jelas Fandoli.

Selain itu, pihaknya juga tidak menutup kemungkinan memperluas patroli ke ruas jalan lain seperti Jalan Ahmad Dahlan, mengingat pola balap liar yang kerap berpindah-pindah dan dilakukan secara beriringan oleh banyak kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Menurut dia, aksi balap liar memiliki risiko kecelakaan lalu lintas yang sangat besar, baik bagi pelaku maupun pengguna jalan lainnya. Oleh karena itu, langkah pencegahan menjadi prioritas utama selama Ramadan.

“Balapan ini biasanya iring-iringan banyak kendaraan dengan kecepatan melebihi batas. Risiko jatuh dan kecelakaan lalu lintas sangat besar, sehingga perlu kita antisipasi secara serius,” tegasnya.

Dalam hal penindakan, Satlantas Polres Kukar menerapkan pendekatan tegas yang terukur. Penonton balap liar akan dikenakan penindakan melalui sistem tilang elektronik (ETLE), sedangkan pelaku balap liar akan ditindak dengan tilang manual disertai penahanan kendaraan.

“Untuk penonton kita tindak menggunakan ETLE. Sedangkan pelakunya akan kita tilang manual dan motornya ditahan kurang lebih dua sampai tiga bulan,” ungkap dia.

Ia menyebutkan bahwa balap liar merupakan permasalahan tahunan yang selalu muncul di Kukar, khususnya selama Ramadan, sehingga perlu penanganan berkelanjutan agar memberikan efek jera kepada para pelaku.

Maka dari itu, dia mengimbau para orang tua agar turut mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hari.

Ia berharap momentum Ramadan tidak disalahgunakan untuk kegiatan negatif yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

“Kami berharap masyarakat, khususnya anak-anak muda di Kukar, tidak terlibat dalam balapan liar. Selain berbahaya, hal itu juga merugikan banyak pihak. Mari kita isi bulan Ramadan dengan kegiatan yang lebih positif dan bermanfaat,” pungkas Fandoli. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *