KUKAR, LINGKARKALTIM: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan perempuan sebagai bagian penting pembangunan daerah.
Dalam Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025, Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri melalui Asisten III Dafip Haryanto menyampaikan pesan kuat mengenai pentingnya memberi ruang dan kesempatan luas bagi perempuan untuk menunjukkan kapasitasnya.
Ia menyebut bahwa sejarah telah membuktikan perempuan mampu tampil sebagai pemimpin yang efektif dan berpengaruh.
“Kita pernah dipimpin seorang Presiden perempuan, dan saat ini DPR RI pun dipimpin seorang perempuan,” ucap dia, Senin (1/12/2025).
Ia juga menyoroti keberadaan para menteri, anggota DPR RI, serta 11 anggota DPRD Kukar perempuan jumlah terbesar dalam sejarah legislatif Kukar.
Menurutnya, ini adalah bukti nyata bahwa perempuan memiliki kemampuan manajerial, komunikasi, motivasi, hingga pengambilan keputusan yang tidak kalah dengan laki-laki.
Bahkan, perempuan juga unggul dalam kemampuan kolaborasi dan membangun jejaring, yang menjadi kunci keberhasilan banyak organisasi.
Dia menegaskan bahwa kemampuan itu tidak akan terlihat tanpa adanya ruang untuk berkembang.
“Selama kesempatan itu diberikan, perempuan tidak akan kalah ketika berada di ruang publik,” tegas Dafip.
Pemkab Kukar telah menaruh perhatian besar terhadap upaya pemberdayaan perempuan.
Langkah itu, sambung dia, bukan hanya sebatas pernyataan, tetapi tercermin dalam kebijakan hingga regulasi khusus seperti Peraturan Daerah Nomor 22 Tahun 2016 tentang Pengarusutamaan Gender (PUG),
serta Peraturan Bupati Nomor 30 Tahun 2024 tentang Rencana Aksi Daerah PUG 2024–2026.
Menurutnya, kedua perangkat regulasi itu memperkuat jaminan bagi perempuan di Kukar untuk mendapatkan kesempatan yang adil dalam pembangunan.
“Tidak ada alasan bagi perempuan Kukar untuk tidak maju dan berdiri sejajar dengan laki-laki,” tuturnya.
Selain regulasi, Pemkab Kukar telah menyediakan berbagai program unggulan dalam kerangka Kukar Idaman Terbaik, yang dapat diakses langsung oleh perempuan.
Program-program itu sebagai pintu untuk mengembangkan potensi ekonomi, sosial, maupun kepemimpinan perempuan.
Beberapa di antaranya Kredit Kukar Idaman Terbaik, Program RT Ku Terbaik, hingga Program Petani/Peternak/Nelayan Tangguh.
Berbagai program itu menunjukkan bahwa peluang bagi perempuan di Kukar sangat terbuka lebar.
“Tinggal bagaimana mereka memiliki kemauan untuk berdaya dan berkarya. Jangan ragu, jangan malu. Perempuan memiliki hak yang sama untuk maju di ruang publik,” pungkas dia. (ASR)










