Disperindag Kukar Pastikan Stok dan Harga Bahan Pokok Tetap Stabil Jelang Akhir Tahun

Kepala Bidang Pemasaran Produk Dalam Negeri Dan Pengendalian Barang Pokok, Disperindag Kukar Muhammad Bustani (Kiki/Lingkarkaltim)
Kepala Bidang Pemasaran Produk Dalam Negeri Dan Pengendalian Barang Pokok, Disperindag Kukar Muhammad Bustani (Kiki/Lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan bahwa stok dan harga bahan pokok penting di wilayahnya dalam kondisi aman dan stabil menjelang akhir tahun 2025.

Pemantauan rutin yang dilakukan di sejumlah pasar tradisional ini, menunjukkan tidak adanya gejolak harga yang signifikan, terutama untuk komoditas kebutuhan sehari-hari.

Read More
banner 300x250

Kepala Bidang Pemasaran Produk Dalam Negeri Dan Pengendalian Barang Pokok, Disperindag Kukar Muhammad Bustani mengatakan, terus melakukan pemantauan terhadap 12 bahan pokok utama. Di antaranya beras, gula, minyak goreng, telur, daging ayam, daging sapi, cabai, bawang merah, bawang putih, tepung terigu, dan gas elpiji.

“Secara umum ketersediaan bahan pokok di Kukar masih mencukupi hingga beberapa bulan ke depan. Harga juga relatif stabil di tingkat pedagang,” kata Muhammad Bustani pada Lingkarkaltim, di Tenggarong, Senin (3/11/2025).

Menurut Bustani, pemantauan harga dilakukan rutin setiap minggu di sejumlah pasar utama, seperti Pasar Mangkurawang Tenggarong, Pasar Loa Kulu, dan Pasar Samboja.

Dari hasil pantauan terakhir, hanya beberapa komoditas yang mengalami kenaikan ringan akibat faktor distribusi dan cuaca. “Kenaikan masih dalam batas wajar, contohnya cabai rawit yang naik sekitar Rp2.000 per kilogram akibat pasokan dari luar daerah berkurang,” jelasnya.

Ia menambahkan, Disperindag Kukar juga berkoordinasi dengan distributor dan agen besar untuk menjaga kelancaran pasokan barang. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kelangkaan bahan pokok, terutama menjelang hari besar keagamaan dan libur panjang.

“Kami ingin memastikan rantai distribusi berjalan lancar sehingga stok tetap aman di pasar-pasar,” ucapnya.

Disperindag juga menyiapkan langkah antisipatif jika terjadi gejolak harga di kemudian hari. Salah satunya melalui operasi pasar dan kerja sama dengan Bulog untuk menyalurkan bahan pokok dengan harga terjangkau kepada masyarakat.

“Operasi pasar akan kami lakukan bila terjadi lonjakan harga yang memberatkan masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, peran para pedagang sangat penting dalam menjaga stabilitas harga. Ia mengimbau agar para pelaku usaha tidak melakukan penimbunan atau menaikkan harga secara tidak wajar.

“Kami terus mengingatkan pedagang agar menjaga kepercayaan konsumen dan ikut serta menjaga stabilitas harga,” ujarnya.

Dari hasil pantauan Disperindag, harga beras di Kukar rata-rata berada di kisaran Rp13.000 hingga Rp14.500 per kilogram, minyak goreng kemasan sekitar Rp15.000 per liter, dan gula pasir Rp17.000 per kilogram. Sementara harga telur ayam ras stabil di kisaran Rp30.000 per kilogram.

“Harga-harga ini masih dalam batas normal dan belum menunjukkan tren kenaikan signifikan,” ungkap Bustani.

Ke depan, Disperindag Kukar akan terus memperkuat sistem informasi harga melalui kerja sama dengan pemerintah kecamatan dan pasar-pasar rakyat.

Data harga dan stok akan diperbarui secara berkala agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat. “Kami ingin sistem pemantauan ini lebih cepat dan transparan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” ungkapnya.

Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah daerah berharap masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Disperindag Kukar menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok demi ketahanan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat. (Adv/Kik)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *