Penyuluhan Pertanian Jadi Kunci Swasembada Pangan, Distanak Kukar Dorong Peran PPL

Kepala Distanak Kukar, Muhammad Taufik
Kepala Distanak Kukar, Muhammad Taufik
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Muhammad Taufik, menegaskan bahwa penyuluhan pertanian merupakan salah satu kunci penting dalam mewujudkan ketahanan pangan di daerah maupun nasional.

Menurutnya, keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan pada masa lalu tidak terlepas dari peran aktif penyuluh pertanian yang mendampingi petani secara langsung. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa keberadaan penyuluh pertanian adalah ujung tombak pembangunan pertanian.

Read More
banner 300x250

“Penyuluhan pertanian itu aspek penting dalam rantai pengembangan pertanian. Kita pernah berjaya pada masa lalu karena peran penyuluh. Jadi peran mereka ini harus terus kita perkuat,” kata Taufik, Selasa (19/8/2025).

Ia menilai, penyuluhan tidak hanya berfokus pada Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang berstatus PNS atau P3K, tetapi juga melibatkan penyuluh swadaya serta pihak-pihak lain yang peduli terhadap pertanian. Sinergi semua pihak diperlukan agar petani mendapatkan pendampingan yang maksimal.

Saat ini, Kukar memiliki 127 penyuluh pertanian, namun jumlah tersebut dinilai belum ideal. Apalagi sebagian besar penyuluh sudah senior dan akan memasuki masa pensiun. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri karena kebutuhan tenaga pendamping di lapangan terus meningkat.

“Regenerasi penyuluh itu sangat penting. Kekurangan tenaga penyuluh harus dibantu dengan kehadiran penyuluh swadaya, terutama dari kalangan petani muda yang sudah berpengalaman,” jelasnya.

Selain soal jumlah, Taufik juga menyoroti pentingnya peran penyuluh dalam mendukung astacita kedua pemerintah daerah, yaitu penguatan swasembada pangan dan energi, serta visi Kukar Idaman Terbaik 2025–2030 yang menekankan hilirisasi pertanian.

“Penyuluh ini bukan sekadar memberikan arahan teknis, tapi juga menjadi penghubung antara kebijakan pemerintah dengan kebutuhan nyata petani. Jadi mereka harus punya kesamaan langkah di semua kecamatan,” tambahnya.

Ia optimistis, jika peran penyuluhan pertanian terus diperkuat, maka Kukar mampu mewujudkan kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

“Petani tidak bisa berjalan sendiri. Penyuluh adalah vitamin yang menjaga semangat petani agar program pertanian bisa berjalan sesuai harapan,” tegas Taufik. (IDN/ADV)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *