Pemkab Kukar Lanjutkan GEMA, Perkuat Karakter ASN Jelang MTQH 2026

Bupati Kukar , Aulia Rahman Basri. (Dilla/lingkarkaltim)
Bupati Kukar , Aulia Rahman Basri. (Dilla/lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) memastikan Gerakan Etam Mengaji Al-Qur’an (GEMA) terus berlanjut sebagai bagian dari pembinaan karakter aparatur sipil negara (ASN). Program ini juga diharapkan memperkuat pembinaan sumber daya manusia menjelang Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-46 tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang dijadwalkan berlangsung di Kukar pada Desember 2026.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan GEMA merupakan program yang telah berjalan cukup lama dan memiliki peran penting dalam membangun karakter serta menanamkan nilai-nilai keagamaan di lingkungan pemerintahan.

Read More
banner 300x250

“GEMA merupakan gerakan yang sangat baik dan sudah berjalan cukup lama di Kabupaten Kutai Kartanegara. Ini harus kita kawal keberlangsungannya karena merupakan salah satu cara untuk menjaga karakter dan membangun watak para ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara,” kata Aulia, Sabtu (24/10/26).

Menurutnya, program yang memberikan manfaat perlu dipertahankan dan dilanjutkan, termasuk berbagai bentuk pembinaan yang telah dilaksanakan pada periode pemerintahan sebelumnya. Pergantian kepemimpinan tidak seharusnya menjadi alasan untuk menghentikan program yang dinilai baik.

Aulia juga menyinggung pembinaan keagamaan yang pernah diterapkan kepada pegawai pemerintah. Salah satunya, kemampuan membaca kitab suci menjadi bagian dari pembinaan dalam proses pengambilan maupun perpanjangan surat keputusan bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), sesuai agama masing-masing.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, menegaskan pentingnya komitmen seluruh ASN dalam menjalankan Peraturan Daerah (Perda) tentang Gerakan Etam Mengaji. Menurutnya, ASN harus menjadi pelopor dalam membiasakan membaca Al-Qur’an sekaligus memberikan contoh bagi masyarakat.

“Bupati sudah mengingatkan pentingnya Perda GEMA. Oleh karena itu, ASN harus menjadi teladan dalam pelaksanaannya. Saya sangat mengapresiasi semangat teman-teman ASN yang terus menjalankan nilai-nilai ini,” ujar Sunggono.

Ia juga mengimbau seluruh ASN untuk membiasakan salat berjemaah di masjid atau musala pada setiap waktu salat. Menurutnya, pembinaan keagamaan tidak hanya berkaitan dengan rutinitas ibadah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membentuk pribadi yang disiplin dan berintegritas.

Sunggono menilai, semangat GEMA sejalan dengan nilai dasar ASN BerAKHLAK, yang mencakup berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak hanya diterapkan dalam pekerjaan, tetapi juga tercermin dalam kehidupan sehari-hari.

Pemkab Kukar berharap budaya membaca Al-Qur’an semakin kuat di lingkungan pemerintahan dan masyarakat. Momentum menjelang MTQH ke-46 tingkat Provinsi Kalimantan Timur juga diharapkan dapat meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus memperkuat pembinaan karakter masyarakat di Kutai Kartanegara. (Adv/dil)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *