Perkuat Pembinaan Atletik, Dispora Kukar Gelar Pelatihan Pelatih Dasar dan Lantik Pengurus PASI

Pelantikan Pengurus PASI sekaligus Pelatihan Pelatih Dasar Atletik di Hotel Grand Elty Singgasana, Tenggarong, Senin (19/10/26). (Dilla/lingkarkaltim)
Pelantikan Pengurus PASI sekaligus Pelatihan Pelatih Dasar Atletik di Hotel Grand Elty Singgasana, Tenggarong, Senin (19/10/26). (Dilla/lingkarkaltim)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong kemajuan olahraga atletik melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan pembinaan atlet sejak dini. Salah satunya melalui pelatihan dasar atletik yang dirangkai dengan pelantikan pengurus Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kukar periode 2026–2030.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand Elty Singgasana, Tenggarong, Senin (19/10/2026), tersebut diikuti 20 peserta dari sejumlah kecamatan, termasuk perwakilan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kukar.

Read More
banner 300x250

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan pelatihan ini menjadi langkah penting untuk menjawab kebutuhan tenaga pelatih yang memahami standar pembinaan atletik. Terlebih, minat masyarakat terhadap olahraga lari terus meningkat, termasuk di kalangan anak muda di Tenggarong.

Menurutnya, perkembangan tersebut perlu dimanfaatkan untuk menjaring bibit atlet potensial yang bisa dibina menjadi atlet berprestasi.

“Perkembangan olahraga atletik di daerah kita sangat luar biasa. Aktivitas lari di kalangan masyarakat semakin populer. Peluang ini harus kita manfaatkan untuk mendorong mereka menjadi atlet berprestasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peserta pelatihan berasal dari sejumlah kecamatan, di antaranya Samboja, Marangkayu, Kota Bangun, dan Muara Muntai. Setelah mengikuti pelatihan, mereka diharapkan dapat mengembangkan pembinaan di wilayah masing-masing sekaligus menemukan talenta baru.

Aji Ali menilai, pembinaan atletik tidak cukup hanya berfokus pada nomor lari seperti sprint 100 meter, maraton, dan estafet. Nomor lapangan, seperti tolak peluru dan lempar cakram, juga perlu mendapat perhatian karena jumlah atlet yang menekuninya masih terbatas.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap pemetaan dan pencarian bakat bisa dilakukan lebih terarah, terutama untuk nomor-nomor yang masih kekurangan atlet,” jelasnya.

Saat ini, Kukar memiliki 157 atlet atletik yang tergabung dalam 10 klub dan tersebar di sejumlah wilayah, dengan konsentrasi terbanyak di Tenggarong. Potensi tersebut diharapkan semakin berkembang melalui dukungan pelatih yang memadai.

Dispora Kukar juga berencana berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan agar atletik dapat dikembangkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Dengan begitu, bakat anak-anak bisa dikenali dan dibina sejak dini.

Tak hanya itu, pelatihan ini turut melibatkan penyandang disabilitas sebagai bagian dari upaya memperluas kesempatan dalam pembinaan olahraga. Dispora berharap mereka juga memiliki pelatih sendiri sehingga pembinaan atlet disabilitas, khususnya untuk menghadapi Peparprov, dapat berjalan lebih optimal.

Fitriansyah, peserta dari perwakilan NPCI Kukar, menyambut baik kesempatan tersebut. Ia berharap pelatihan ini menjadi awal bagi lahirnya pelatih atletik dari kalangan penyandang disabilitas.

“Kami merasa senang diundang mengikuti pelatihan dasar atletik ini. Harapannya, ke depan kami bisa mempunyai pelatih sendiri. Selama ini, kami masih meminta bantuan teman-teman dari PASI,” ungkapnya.

Melalui pelatihan dan kepengurusan baru PASI Kukar yang berjumlah 25 orang, termasuk ketua umum, Dispora berharap pembinaan atletik semakin merata, inklusif, dan mampu melahirkan atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Kukar di berbagai ajang olahraga. (Adv/dil)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *