BERAU, LINGKARKALTIM: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus merealisasikan pembangunan infrastruktur dari wilayah ulu Kelay hingga kawasan pesisir. Di antaranya Jembatan Bailey di hulu Kelay, Dermaga Teluk Sulaiman, Jembatan Sei Sumbang dan Jembatan Sei Bataan.
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengatakan pembangunan tersebut diharapkan menjadi pengungkit bagi wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan konektivitas. Pembangunan infrastruktur mulai diarahkan lebih jauh, membuka akses, menggerakkan aktivitas masyarakat dan menciptakan jalan baru bagi pertumbuhan ekonomi. “Kami optimias ketika akses semakin terbuka, distribusi barang dan jasa diharapkan menjadi lebih lancar. Pada saat yang sama, aktivitas ekonomi dan pariwisata pun memiliki ruang untuk berkembang,”kata Sri Juniarsih Mas saat menyampaikan sambutan dalam sebuah kegiatan di Berau belum lama ini.
Menurut Bupati Sri Juniarsih, pembangunan daerah tidak boleh hanya terkonsentrasi di kawasan perkotaan. Pemerataan akses menjadi bagian penting agar masyarakat di wilayah lain juga mendapatkan manfaat dari pembangunan.“Infrastruktur tersebut diharapkan membuka akses masyarakat, memperlancar distribusi barang dan jasa serta mendukung sektor ekonomi dan pariwisata,”katanya
Arah pembangunan itu tambah Bupati Sri Juniarsih, sejalan dengan visi Berau 2025-2030 untuk mewujudkan daerah yang maju, unggul, berkelanjutan, makmur dan sejahtera. Namun, membangun daerah di tengah berbagai tantangan tentu bukan perkara mudah.
“Keterbatasan kemampuan fiskal menjadi salah satu hal yang harus diperhitungkan pemerintah daerah,”terangnya.
Untuk itu Bupati Sri Juniarsih menegaskan, kondisi tersebut tidak boleh membuat pembangunan berhenti. Program-program pembangunan akan tetap dijalankan dengan menyesuaikan kemampuan fiskal yang tersedia. “Pembangunan daerah tidak boleh berhenti hanya karena menghadapi berbagai tantangan,” tegasnya.
Enam misi pembangunan pun diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengentasan kemiskinan, penguatan tata kelola pemerintahan, pemerataan pembangunan, pengembangan ekonomi kreatif dan inovatif, hingga penguatan sektor pariwisata dan UMKM.
Sejumlah program unggulan juga disiapkan. Mulai bantuan angkutan pelajar dan mahasiswa, pembebasan biaya masuk sekolah TK, SD dan SMP, BPHTB gratis bagi masyarakat tidak mampu, pengembangan Trans Berau, pembangunan fasilitas olahraga, penguatan pusat ekonomi desa hingga Berau Creative Hub.
Untuk itu pembangunan ekonomi Berau juga diarahkan tidak hanya bertumpu pada infrastruktur. Di balik bentang wilayah yang luas, Berau memiliki beragam potensi yang terus dikembangkan. Pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, pertanian, perkebunan dan perikanan menjadi sektor yang diharapkan mampu memperkuat perekonomian masyarakat. (Riel/Advetorial)










