KUKAR, LINGKARKALTIM: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bersiap meluncurkan program Kredit Kukar Idaman Terbaik untuk membantu pelaku usaha mengembangkan bisnisnya. Program lanjutan dari Kredit Kukar Idaman ini menawarkan plafon pinjaman maksimal Rp500 juta tanpa bunga, dengan subsidi bunga yang ditanggung pemerintah daerah.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan program tersebut dirancang untuk mendorong pertumbuhan usaha produktif, mulai dari sektor pertanian, peternakan, perikanan hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, penyalurannya akan dilakukan secara selektif agar bantuan pembiayaan benar-benar tepat sasaran.
“Plafonnya maksimal Rp500 juta tanpa bunga karena bunganya ditutupi oleh pemerintah daerah melalui proses subsidi,” ungkap Aulia, Rabu (14/10/2026).
Ia menjelaskan, subsidi bunga menggunakan uang rakyat melalui APBD sehingga pemerintah harus memastikan penerima kredit memiliki usaha yang jelas dan kemampuan mengelola pinjaman. Seleksi juga diperlukan untuk mengantisipasi kredit macet yang berpotensi membebani keuangan daerah.
“Kita tidak ingin kredit produktif ini ketika tersalurkan digunakan untuk hal yang sifatnya konsumtif. Kita ingin memastikan kredit ini benar-benar digunakan untuk mengembangkan usaha,” tegasnya.
Menurut Aulia, penerima kredit nantinya diprioritaskan bagi pelaku usaha yang telah menjalankan kegiatan produktif. Misalnya, petani yang membutuhkan modal untuk membeli bibit dan pupuk, peternak yang ingin mengembangkan usahanya, serta nelayan yang terdaftar dalam Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (Kusuka).
Dari sisi pembiayaan, Pemkab Kukar akan mengoptimalkan dividen atas penyertaan modal daerah di Bankaltimtara. Aulia menyebut, anggaran sebesar Rp14 miliar telah disiapkan dari dividen tahun 2025. Dana tersebut akan ditambah dengan dividen tahun 2026 sesuai penerimaan daerah.
Dengan skema ini, pemerintah berharap program kredit dapat berjalan tanpa mengganggu alokasi anggaran untuk kebutuhan daerah lainnya. Sementara itu, ketentuan teknis, termasuk persyaratan agunan, masih akan dibahas bersama pihak perbankan.
Kepala Cabang Bankaltimtara Tenggarong, Eryuni Ramli Okol, menyampaikan bahwa pihaknya tengah berproses bersama Pemkab Kukar untuk merealisasikan program tersebut.
“Insyaallah tahun ini akan segera kita luncurkan,” ujarnya.
Melalui Kredit Kukar Idaman Terbaik, Pemkab Kukar berharap pelaku usaha lokal tidak hanya memperoleh tambahan modal, tetapi juga mampu meningkatkan kapasitas produksi dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan. (Adv/dil)










