Berau Persiapkan Dermaga Teluk Sulaiman jadi Gerbang Laut Menuju Sulawesi

Sulaiman di Kecamatan Biduk-Biduk untuk mendukung konektivitas laut antarprovinsi.(Nazriel/Lingkarkaltim)
Sulaiman di Kecamatan Biduk-Biduk untuk mendukung konektivitas laut antarprovinsi.(Nazriel/Lingkarkaltim)
banner 468x60

BERAU, LINGKARKALTIM: Pemkab Berau dorong keberadaan Dermaga Teluk Sulaiman di Kecamatan Biduk-Biduk untuk mendukung konektivitas laut antarprovinsi, termasuk membuka peluang jalur menuju wilayah Sulawesi, salah satu tujuannya  Palu.

Jika pengembangan itu terealisasi, Teluk Sulaiman tidak hanya menjadi tempat naik-turunnya wisatawan, tetapi juga berpotensi melayani pergerakan penumpang dan barang antarpulau.

Read More
banner 300x250

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau, Rusnan Hefni, mengatakan gagasan tersebut tidak terlepas dari adanya usulan masyarakat yang menginginkan akses transportasi laut dari wilayah Biduk-Biduk dapat terhubung lebih luas.

“Dorongan itu juga didukung usulan dari masyarakat supaya konektivitasnya bisa antarprovinsi. Tapi untuk layanan dari Sulawesi selama ini masih di Dermaga Teratai,” kata Rusnan, baru-baru ini.

Menurutnya, untuk saat ini Pemkab Berau juga masih mempertahankan fungsi Dermaga Teluk Sulaiman sebagai pendukung sektor pariwisata. Keberadaan dermaga dinilai cukup membantu akses menuju kawasan wisata di wilayah tersebut. Meski demikian, peluang untuk mengembangkan fungsi dermaga tetap terbuka. “Kendatipun kami akui untuk sementara ini masih difokuskan untuk wisata,mudah-mudahan ke depannya nanti bisa dikembangkan,” ujarnya.

Pengembangan Dermaga Teluk Sulaiman tidak bisa dilakukan secara langsung. Pemerintah daerah terlebih dahulu harus menentukan fungsi dan arah pengembangannya melalui perencanaan yang matang. Salah satu instrumen yang disiapkan adalah Rencana Induk Pelabuhan (RIP).

Melalui RIP, seluruh pelabuhan di Kabupaten Berau akan dipetakan berdasarkan fungsi dan kebutuhannya. Dari sana, pemerintah dapat menentukan pelabuhan mana yang dapat dikembangkan untuk mendukung aktivitas tertentu.Rusnan mengatakan penyusunan RIP telah direncanakan masuk dalam anggaran tahun depan.

“Kita masih menyusun rencana induk pelabuhan. Tahun depan itu sudah dianggarkan. Setelah semua pelabuhan kita petak-petakan, kemudian kita minta perizinannya dengan Kementerian Perhubungan,” terangnya.

Menurut dia, RIP juga akan menjadi dasar untuk melihat kemungkinan penambahan fungsi Dermaga Teluk Sulaiman. Termasuk peluang pemanfaatan dermaga untuk kegiatan bongkar muat ikan maupun angkutan barang.

Namun, Dishub Berau belum dapat memastikan fungsi tambahan tersebut sebelum proses perencanaan selesai.

“Belum bisa kami pastikan, karena harus kita rencanakan dulu dalam induk pelabuhan. Harus diatur dulu,” tuturnya.

Dalam wacana konektivitas antarprovinsi tersebut, Palu menjadi salah satu wilayah yang disebut oleh Dishub Berau.

Rusnan mengatakan Palu menjadi perhatian karena lokasinya dinilai relatif dekat dengan Teluk Sulaiman. Kedekatan tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam melihat peluang pengembangan jalur laut ke depan.Yang utama itu yang dekat Palu, karena paling dekat Teluk Sulaiman.

“Jika nantinya dapat diwujudkan, konektivitas tersebut diharapkan tidak hanya melayani perjalanan masyarakat, tetapi juga mendukung pergerakan barang. Harapannya bisa ada angkutan barang, tumpangan dan sebagainya,” lanjut Rusnan.

Namun, rencana tersebut masih berada dalam tahap perencanaan. Pasalnya Pemkab Berau harus terlebih dahulu menyelesaikan RIP, melakukan pemetaan fungsi pelabuhan, serta mengurus perizinan kepada Kementerian Perhubungan.

Selain itu, aspek kewenangan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) juga menjadi bagian yang harus diperhatikan.Tapi untuk lainnya belum berani karena itu kewenangan juga di KUPP. Dengan adanya rencana tersebut, Teluk Sulaiman berpotensi memiliki peran yang lebih luas dalam konektivitas laut Berau.

“Dari yang selama ini menjadi penunjang aktivitas wisata, dermaga tersebut berpeluang dikembangkan sebagai salah satu akses transportasi laut yang menghubungkan Berau dengan wilayah di luar Kalimantan,”katanya.

Namun, untuk sampai ke tahap tersebut, masih diperlukan proses perencanaan, pemetaan fungsi pelabuhan, serta pemenuhan aspek perizinan dan kewenangan kepelabuhanan. (riel)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *