KUKAR, LINGKARKALTIM.COM: Persiapan atlet Kutai Kartanegara (Kukar) menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser kini tidak hanya berbicara soal peningkatan kemampuan. Kondisi cuaca panas dan kabut asap yang mulai muncul turut menjadi perhatian dalam menjaga kebugaran atlet.
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar meminta setiap pelatih memperhatikan kondisi lingkungan saat menyusun program latihan. Penyesuaian dilakukan agar atlet tetap mendapatkan porsi latihan yang cukup tanpa mengabaikan kondisi kesehatan.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan kondisi udara belakangan ini menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam persiapan menuju pertandingan.
“Kondisi panas ini juga mempengaruhi, kondisi asap yang mulai menebal juga mempengaruhi,” ujar Ali, Rabu (16/9/2026).
Menurutnya, pelatih di masing-masing cabang olahraga telah melakukan pemetaan terhadap kondisi atlet dan lokasi latihan. Bagi cabang olahraga yang banyak melakukan aktivitas di luar ruangan, jadwal maupun tempat latihan dapat disesuaikan.
“Sudah dipetakan oleh para pelatih terhadap kondisinya sehingga tidak mempengaruhi atlet dalam melakukan persiapan,” katanya.
Di sisi lain, persiapan menuju Paser terus berjalan. Berdasarkan hasil praporprov, terdapat 1.625 atlet yang masuk dalam daftar sementara kontingen Kukar.
Jumlah tersebut belum termasuk pelatih dan ofisial. Dengan komposisi tersebut, Dispora memperkirakan total kontingen Kukar yang nantinya diberangkatkan bisa mencapai sekitar 1.700 orang.
Ali menyebut angka tersebut masih dapat berubah karena pembahasan nomor pertandingan belum sepenuhnya selesai. Sementara jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan dipastikan tidak mengalami pengurangan.
“Kalau cabor tidak ada yang dikurangi. Hanya saja nomor pertandingan sampai saat ini masih didiskusikan,” jelasnya.
Pembahasan nomor pertandingan menjadi penting karena dapat memengaruhi komposisi atlet. Beberapa atlet memiliki spesialisasi tertentu dan dapat mengikuti lebih dari satu nomor.
“Sebagian besar memang akan berpengaruh ke jumlah atlet. Karena di beberapa cabor sudah menentukan kelas atau spesialisasi atlet,” ungkap Ali.
Selain menjaga kondisi atlet, Dispora Kukar juga mulai memastikan kebutuhan kontingen selama berada di Kabupaten Paser.
Penginapan bagi atlet, pelatih, dan ofisial telah dipersiapkan. Sejumlah tempat tinggal, termasuk homestay dan hotel, telah dipesan sebagai bagian dari persiapan keberangkatan.
“Untuk hal pembiayaan dan yang lain-lain kita sudah siap. Beberapa waktu lalu kita sudah persiapkan terkait homestay atau penginapan hotel yang ada di Paser. Sudah kita booking,” tuturnya.
Persiapan serupa dilakukan PBSI Kukar. Cabang olahraga bulu tangkis menyiapkan 16 atlet yang terdiri dari delapan putra dan delapan putri.
Ketua PBSI Kukar, M Aidil, mengatakan sebagian atlet masih menjalani latihan di luar daerah. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kemampuan sekaligus mematangkan persiapan sebelum tampil di Porprov.
“Insyaallah atlet untuk Porprov sudah kami siapkan. Tinggal menyelesaikan administrasi karena ada beberapa atlet yang saat ini menjalani latihan di luar daerah untuk meningkatkan prestasinya,” kata Aidil.
Namun, perjalanan menuju target tersebut tidak sepenuhnya tanpa kendala. PBSI Kukar masih menyelesaikan sejumlah persoalan administrasi, termasuk adanya beberapa atlet yang berpindah domisili dan memilih membela daerah lain.
Meski begitu, pembinaan tetap dilanjutkan. Atlet yang telah masuk dalam persiapan Porprov terus menjalani latihan sebagai bagian dari upaya PBSI Kukar menghadapi persaingan di Paser.(ahk)










