KUKAR, LINGKARKALTIM: Penyaluran Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi lansia dan balita akan disalurkan melalui Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar Ismi Muffidah pada Lingkarkaltim, di Pendopo Odah Etam, Jum’at (23/10/2026).
Ia menagatakan, menu MBG telah ditetapkan dari Dinkes Kukar sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis). Hal ini untuk memastikan pemenuhan gizi terhadap lansia dan balita tersebut tercukupi.
“Kita sudah menetapkan standar gizinya dan mengatur gramasi setiap item menu yang akan diberikan,” katanya.
Dalam hal ini, menu tersebut tengah dilakukan kajian oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), untuk menentukan Standar Satuan Harga (SSH).
“Kita masih menunggu kajian tersebut. Setelah itu akan direalisasikan,” ucaonya.
Pihaknya menargetkan realisasi dari MBG balita dan lansia ini pada 2027 mendatang. Mengingat ditahun ini (2026) terjadi efisiensi daerah.
“Anggaran MBG ini berada di DPMD melalui program RT KU Terbaik,” ujarnya.
Sehingga hal ini perlu kokaborasi yang baik dalam menyalurkan MBG bagi balita dan lansia.
Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar Arianto menyebutkan, penyaluran MBG bagi balita akan dilaksanakan saat pengecekan di Posyandu. Sedangkan lansia akan diberikan 2 kali sehari.
“Kami juga akan memfinalkan untuk sasaran dari program ini. Hal ini dibantu oleh Dinas Sosial, untuk menetapkan sasaran,” tegasnya.
Pihaknya memastikan penyaluran MBG ini akan tepat sasaran, yang berdasarkan DTSEN atau Desil.
“Meskipun program Pemerintah Pusat juga memiliki MBG, tapi sasaran di daerah tidak boleh terlapis dengan program pemerintah pusat,” ucapnya.
Dirinya berharap, program ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Kukar, dalam pemenuhan gizi balita dan lansia. (Riz)










