KUKAR, LINGKARKALTIM: Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu (TKIT) Nurul Ilmi 1 Tenggarong terus berupaya menumbuhkan minat baca anak sejak dini. Salah satu upaya yang dilakukan yakni mengajak siswa mengikuti pembelajaran di luar kelas melalui kunjungan rutin ke Perpustakaan Ibnu Sina, yang berada di SDIT Nurul Ilmi Tenggarong.
Kepala TKIT Nurul Ilmi 1 Tenggarong, Barinah, mengatakan kunjungan tersebut dilaksanakan pada Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini menjadi agenda rutin sekolah yang digelar setiap bulan sebagai bagian dari upaya mengenalkan anak pada lingkungan perpustakaan dan berbagai bahan bacaan.
“Kami mengajak anak murid untuk melakukan pembelajaran di luar kelas, yaitu ke Perpustakaan Ibnu Sina,” ujarnya, Rabu (21/10/2026).
Menurut Barinah, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan minat baca sekaligus mengembangkan kemampuan literasi siswa melalui metode pembelajaran yang menarik. Guru juga dituntut terus berinovasi agar kegiatan belajar sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik anak.
“Kami selalu berinovasi untuk pembelajaran yang membuat nyaman siswa,” tuturnya.
Selama berada di perpustakaan, siswa diajak membaca buku sesuai minat masing-masing. Sekolah tidak membatasi kategori buku yang boleh dibaca, sehingga anak memiliki kesempatan untuk mengenal beragam bacaan sejak usia dini.
Barinah menilai antusiasme siswa saat mengikuti kunjungan perpustakaan menjadi hal positif dalam upaya membangun kebiasaan membaca. Ketertarikan anak terhadap buku diharapkan dapat tumbuh melalui pengalaman belajar yang menyenangkan.
Pihak sekolah juga memberikan apresiasi kepada siswa yang berhasil menyelesaikan bacaan satu buku. Apresiasi tersebut diharapkan dapat memotivasi anak untuk terus membaca dan menumbuhkan kemauan dari dalam diri mereka.
“Kami sangat mengapresiasi siswa yang rampung dalam membaca satu buah buku. Dengan begitu, ada kemauan tersendiri dari diri siswa untuk membaca,” ungkapnya.
Barinah berharap kegiatan kunjungan perpustakaan dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari pengembangan literasi di sekolah. Ia menegaskan pentingnya inovasi dalam pembelajaran, termasuk memberikan kesempatan kepada anak untuk belajar di luar ruang kelas agar suasana belajar tidak monoton.
“Kami berharap agar selalu berinovasi untuk mengajar anak murid. Kalau mereka ingin belajar di luar, baik, kami turuti kemauan mereka. Mereka juga merasa bosan jika harus selalu belajar di dalam ruang kelas,” pungkasnya.(ahk/*far)










