Pemkab Berau Siap Kembangkan Kawasan Hulu Menjadi Objek Pariwisata Daerah

Wakil Bupati (Wabup) Berau Gamalis.(Nadzriel/Lingkarkaltim)
Wakil Bupati (Wabup) Berau Gamalis.(Nadzriel/Lingkarkaltim)
banner 468x60

BERAU, LINGKARKALTIM: Pemkab Berau menegaskan 3 Kampung di Kecamatan Kelay dipersiapkan menjadi Kawasan Hulu pengembangan pariwisata daerah.

Penegasan itu disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Berau Gamalis , sekaligus memperlihatkan arah yang ingin dibangun Pemkab Berau menjadikan kawasan hulu sebagai bagian penting dari masa depan pariwisata daerah.

Read More
banner 300x250

Kondisi itu didukung Kawasan Merasa, Merabu, Panaan dan sekitarnya memiliki modal yang lengkap untuk itu mulai dari bentang alam, sungai, hutan, keanekaragaman hayati, hingga habitat orangutan.

“Kami optimis jika dikelola secara terpadu dan berkelanjutan, kawasan tersebut bukan hanya dapat menjadi destinasi baru, tetapi juga melengkapi identitas pariwisata Berau yang selama ini kuat dengan wisata Bahari,”ujar Gamalis baru-baru ini.

Karena tambahnya, dari pesisir hingga hulu, ingin potensi wisata Berau semakin lengkap. Dan Kampung Merasa kini dipandang sebagai salah satu pintu masuk untuk mewujudkan kekuatan baru pariwisata Berau.

“Karena itu menurut kami  pengembangan kawasan hulu tidak hanya berorientasi pada peningkatan kunjungan wisatawan, tetapi juga harus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Karena itu, pengelolaan kawasan harus dilakukan secara terarah, dengan tetap mempertahankan fungsi lingkungan dan kekayaan alam yang menjadi daya tarik utamanya.,” tegasnya.

Apalagi terang Gamalis lagi, kawasan hulu dapat menghadirkan pengalaman wisata yang berbeda melalui hutan, sungai, satwa, keanekaragaman hayati, serta kehidupan masyarakat local “Dengan adanya hulu hari ini, kita masih banyak varian wisata kita. Dengan adanya satu di Merasa ini, saya kira itu bisa menjadi dorongan,” tutur Gamalis

Lebih jauh, Gamalis tidak melihat Merasa sebagai destinasi yang berdiri sendiri. Ia melihat Merasa, Merabu, Panaan dan kawasan sekitarnya memiliki potensi yang dapat dikembangkan dalam satu kesatuan destinasi. Sejumlah daya tarik alam seperti Ketepu, Nyadeng, Losa, hingga habitat orangutan dan berbagai kekayaan alam lainnya menjadi modal yang menurutnya sangat kuat untuk pengembangan wisata berbasis alam.

“Merasa, Merabu, Panaan dan seputarnya kita memiliki Ketepu, kita memiliki Nyadeng, kita memiliki Losa, orangutan dan lain sebagainya. Itu satu destinasi, satu varian yang saya kira sangat baik,” kata Gamalis.

Dengan konsep tersebut, wisatawan nantinya tidak hanya datang untuk melihat satu objek, tetapi dapat menikmati rangkaian pengalaman wisata dalam satu Kawasan Potensi itu sekaligus membuka peluang bagi masyarakat lokal untuk mengambil peran lebih besar sebagai pelaku wisata.

Ia mengajak masyarakat menggunakan BBM secara bijak dan memberikan kesempatan kepada warga lainnya untuk mendapatkan kebutuhan bahan bakar.

“Saya berharap masyarakat Kabupaten Berau supaya kita sama-sama menjaga. Kita gunakan sebaik mungkin BBM yang ada di Kabupaten Berau ini agar semua masyarakat dapat terlayani,” harap Gamalis.(riel/advertorial)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *