KUKAR, LINGKARKALTIM : Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kukar telah memastikan kebutuhan pangan masih terjaga aman dan stabil, meskipun ditengah musim kemarau yang berkepanjangan.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Disketapang Kukar Ananias pada Lingkarkaltim, di Pendopo Odah Etam, Rabu (7/10/2026).
Ia mengatakan, musim kemarau yang berkepanjang ini memang dapat menngancam potensi gagal panen khususnya pada sektor pertanian.
“Tapi, hingga saat ini Kukar tak mengalami kekurangan atau kesulitan pangan meskipun kemarau,” katanya.
Menurutnya, para petani telah hafal dan memahami musim kondisi cuaca. Sehingga jadwal pertanian bisa lebih cepat dilakukan, sebelum terjadi musim kemarau.
“Para petani sudah melakukan panen raya sebelum kemarau, terlebih sektor padi sawah,” ucapnya.
Ia juga mengaku, dengan kondisi kemarau ini tak menutup kemungkinan sejumlah pertanian ada yang mengalami gagal panen, namun itu bisa dipastikan tak banyak atau hanya skala kecil saja.
Dalam hal ini, pihaknya meminta peran aktif dari pemerintah kelurahan atau desa setmpat, untuk melaporkan kondisi terkini terhadap sektor pertanian. Sehingga hal tersebut bisa menjadi perhatian pemerintah daerah.
“Kami juga secara rutin berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Peternakan, untuk memantau ketersediaan pangan di Kukar,” akunya.
Dirinya berharap, kondisi kemarau ini bisa cepat berlalu, agar sektor pertanian di Kukar tak terancam gagal panen.
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar Muhammad Rifani menjelaskan, musim kemarau ini mengancam gagal panen terhadap sektor pertanian.
Namun dipastikan, ketersediaan padi sawah di Kukar masih aman tak mengalami kesulitan.
“Ketersediaan gabah di Kukar masih aman. Ini dibuktikan setiap wilayah masih ditemukan gabah,” jelas Muhammad Rifani.
Ia mengaku, musim kemarau ini menjadi tantangan bagi petani. Namun, pemerintah daerah langusng mengambil langkah cepat, untuk mengatasi hal tersebut.
“Kita telah menyediakan pompa bagi petani, yang mengalami kekeringan lahan pertanian,” pungkasnya. (riz)










