KUKAR, LINGKARKALTIM: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab) Kukar terus mendorong generasi muda, dalam memajukan dan mengembangkan sektor pertanian.
Pasalnya, sektor pertanian di Kukar memerlukan regenerasi, untuk memperkuat ketahanan pangan.
Plt Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar Muhammad Rifani mengatakan, petani milenial saat ini sudah mencapai 4.587 orang, yang tersebar di seluruh Kecamatan Kabupaten Kutai Kartanegara.
“Petani milenial kita ada sekitar 4.587 orang, yang terdiri dari pertanian padi sawah, hortikultura hingga peternakan,” kata Muhammad Rifani pada Lingkarkaltim, di Tenggarong, Sabtu (11/7/2026).
Pihaknya menegaskan, metode pertanian saat ini jauh berbeda seperti jaman dahulu, yang harus susah payah dan kotor. Tapi saat ini hanya menggunakan alat mesin pertanian (Alsintan).
“Menjalankan pertanian saat ini tidak sulit, hanya menggunakan alsintan untuk mempermudah petani dalam menjalankan sektor pertaniannya,” ucapnya.
Menurutnya, sektor pertanian ini merupakan peluang bisnis yang menjanjikan. Pasalnya, pertanian ini merupakan kebutuhan pangan yang terus dicari masyarakat.
“Kami terus berupaya mewujudkan petani sejahtera,” ujarnya.
Sementara itu Petani Milenial asal Loa Kulu Panji Dian menyebutkan, alasan terjun bertani itu karena melihat hasil pertanian ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
“Saya terjun menjadi petani padi sawah. Tanpa ada petani, pastinya masyarakat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pangan. Meskipun bisa tapi harganya sangat mahal,” sebut Panji Dian.
Ia mengaku tak gengsi dalam menjalankan pekerjaan ini. Sebab, pekerjaan ini sangat menghasilkan meskipun tantangan yang dihadapi juga besar.
“Tantangan yang dihadapi ketika tanaman ini diserang oleh hama, sehingga dapat mengakibatkan gagal panen,” pungkasnya. (Kik)










