Rumput Sintetis Taman Tanjong dan Taman Musik Berserakan Jarum Pentul, Pengunjung Was-was

Jarum pentul yang terkumpul di Taman Musik Tenggarong, Senin (1/6/26). (Doc. Wied Yanti)
Jarum pentul yang terkumpul di Taman Musik Tenggarong, Senin (1/6/26). (Doc. Wied Yanti)
banner 468x60

KUKAR,LINGKARKALTIM: Kenyamanan warga saat menikmati waktu santai di ruang publik Tenggarong terusik. Pasalnya, fasilitas rumput sintetis yang kerap menjadi area bermain anak-anak di Taman Tanjong dan Taman Musik kini rawan menjadi lokasi berbahaya akibat banyaknya jarum pentul jilbab yang berceceran.

Keluhan ini salah satunya datang dari Wied Yanti, warga Tenggarong. Ia menceritakan pengalaman mendebarkan saat bertamasya bersama keluarganya di Taman Tanjong pada Minggu (24/5/2026) sore, menjelang Maghrib. Anak tercintanya nyaris saja menginjak jarum-jarum tajam tersebut.

Read More
banner 300x250

“Alhamdulillah anak saya tidak sampai ketusuk. Pas dia baru mau menginjak, dia melihat ada jarum-jarum itu di satu tempat. Dia langsung lapor ke saya, akhirnya saya kumpulin dan terkumpul lima jarum pentul,” ujar Wied saat diwawancarai, Senin (1/6/2026).

Setelah kejadian itu, Wied mengunggah temuan tersebut ke media sosialnya dengan harapan bisa meningkatkan kesadaran pengunjung lain. Tak disangka, unggahannya mendapat respons serupa dari warga lain yang juga mengeluhkan kondisi yang sama di Taman Musik seusai diadakannya sebuah acara.

Kondisi ini membuat Wied merasa cemas untuk membawa kembali anak-anaknya bermain di area taman publik untuk sementara waktu.

“Harapan saya, pengelola taman setidaknya sebulan sekali melakukan pembersihan menggunakan magnet di rumput sintetis agar lebih aman. Selain itu, kalau bisa disediakan kotak kritik dan saran di area taman, karena selama ini pengunjung bingung mau melapor ke mana,” tambahnya.

Menanggapi keluhan masyarakat yang mulai viral ini, pihak Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar), langsung memberikan respons cepat. Meskipun status aset Taman Tanjong dan Taman Musik saat ini secara administratif masih berada di bawah Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan belum diserahkan secara resmi ke Dinas Pariwisata (Dispar), pihak Dispar sudah menyiagakan jasa keamanan di lokasi tersebut.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Awang Agus Dermawan, mengatakan pihaknya baru saja menerima informasi terkait maraknya jarum pentul di rumput buatan tersebut dan berjanji akan langsung mengambil tindakan nyata.

“Besok (Selasa, 2/6/2026) kami akan langsung turun ke lapangan untuk menindaklanjutinya. Paling tidak kita lakukan inspeksi dulu secara teknis untuk memeriksa kondisi rumput sintetisnya,” terang Awang, Senin (1/6/2026).

Menyikapi adanya temuan benda tajam ini, Dispar Kukar berencana untuk memasang papan imbauan.

“Insya Allah kemungkinan akan kami siapkan papan imbauan di situ agar pengunjung tidak membuang benda-benda kecil, tajam dan membahayakan,” tuturnya.

Di akhir penjelasannya, Awang meminta kerja sama dan kesadaran dari seluruh lapisan masyarakat yang berkunjung ke ruang publik untuk saling menjaga demi keselamatan bersama, terutama anak-anak.

“Tolong bantu juga tenaga kebersihan kita karena jumlah mereka terbatas. Tolong tertib dan jaga kesadaran masing-masing. Kalau kita datang dalam kondisi bersih, pulangnya juga harus bersih. Kami sangat berterima kasih jika pengunjung memiliki kesadaran tersebut,” pungkas Awang. (Dil)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *