Jalan Poros Kota Bangun–Kenohan Rusak Parah dan Berlumpur

Kondisi jalan rusak poros Kota Bangun-Kenohan (Istimewa)
Kondisi jalan rusak poros Kota Bangun-Kenohan (Istimewa)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Kerusakan parah melanda ruas jalan poros yang menghubungkan Kecamatan Kota Bangun menuju Kecamatan Kenohan dan wilayah hulu lainnya di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Kerusakan terjadi tepatnya di kawasan Desa Teluk Muda, dengan kondisi badan jalan berubah menjadi kubangan lumpur dengan lubang-lubang dalam yang membahayakan pengguna jalan.

Read More
banner 300x250

Situasi tersebut memantik gerakan spontan para sopir angkutan bersama pihak perusahaan sekitar untuk melakukan penanganan darurat.

Mereka bergotong royong menimbun titik-titik terdalam menggunakan material batu dan koral agar kendaraan tetap bisa melintas.

Aksi gotong royong itu melibatkan perusahaan perkebunan setempat bersama PT Agro Bumi Kaltim (ABK).

Mereka mendatangkan material untuk menutup lubang yang kerap membuat kendaraan terperosok, terutama setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut hampir setiap malam.

Kepala Desa Teluk Muda, Aladin mengaku mengetahui kegiatan penimbunan sementara itu dari informasi yang beredar di media sosial.

“Saya juga tahunya dari media sosial. Katanya ada dari ABK bersama sopir yang bantu tutup lubang pakai batu. Kalau laporan resmi ke desa memang belum ada,” ucap dia, Jumat (27/2/2026).

Meskipun demikian, ia membenarkan bahwa kondisi jalan memang mengalami kerusakan cukup parah dalam beberapa waktu terakhir.

Intensitas hujan yang tinggi membuat struktur tanah semakin lembek, sehingga lubang di badan jalan bertambah dalam setiap kali dilintasi kendaraan berat.

“Memang dalam beberapa hari ini hujan hampir tiap malam. Jadi jalannya makin dalam dan berlumpur, apalagi kalau dilewati truk muatan,” kata Aladin.

Diketahui, kerusakan diperkirakan membentang hingga beberapa kilometer. Sejumlah kendaraan, khususnya truk bermuatan, dilaporkan sempat terjebak di kubangan lumpur.

Dari kondisi itu pun memicu antrean panjang dan menghambat arus lalu lintas, bahkan mengganggu aktivitas warga yang bergantung pada jalur tersebut untuk mobilitas harian dan distribusi barang.

Apalagi, ruas Kota Bangun–Kenohan merupakan akses vital penghubung antar kecamatan di wilayah hulu Kukar.

Selain menuju Kenohan, jalur ini juga menjadi lintasan strategis ke Kecamatan Kembang Janggut, Tabang, hingga perbatasan Kabupaten Kutai Barat (Kubar).

Perannya sangat penting bagi distribusi logistik, hasil perkebunan, serta kebutuhan pokok masyarakat lainnya.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah desa berharap adanya percepatan penanganan dari Pemkab Kukar agar perbaikan permanen dapat segera direalisasikan.

Terlebih, dalam waktu dekat mobilitas masyarakat diperkirakan meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Mudah-mudahan dari pemerintah kabupaten bisa secepatnya ada pembangunan atau pemeliharaan sebelum hari raya. Karena ini akses satu-satunya, kalau terganggu kasihan masyarakat dan sopir yang bergantung lewat jalur ini,” pungkasnya. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *