DPC PDIP Silaturahmi ke Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Awal Kepengurusan Baru

Silaturahmi DPC PDIP ke Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
Silaturahmi DPC PDIP ke Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kukar mengawali langkah kepengurusan baru dengan melakukan silaturahmi ke Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

Kunjungan ini menjadi simbol penghormatan terhadap nilai adat, sejarah, dan peran Kesultanan sebagai salah satu pilar kebudayaan di Kukar.

Read More
banner 300x250

Ketua DPC PDIP Kukar, Rendi Solihin bersyukur diterima dengan hangat oleh Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura kepada jajaran pengurus partai.

“Sebagai pengurus baru, sudah selayaknya kunjungan pertama kami lakukan ke Kedaton. Ini adalah bentuk penghormatan kami terhadap pilar Kesultanan, dengan menjunjung tinggi adab dan adat,” ucap dia kepada awak media, Rabu (7/1/2026).

Dalam kunjungan tersebut, hampir seluruh jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kukar hadir secara langsung.

Dari total 16 pengurus, 15 orang mengikuti kegiatan silaturahmi, sementara satu pengurus berhalangan karena tengah menjalankan ibadah umrah.

“Artinya, secara organisasi kami hadir hampir sepenuhnya di Kedaton. Ini menunjukkan kesungguhan dan komitmen kami,” tegas Rendi.

Dia mengungkapkan, pertemuan tersebut menjadi momen istimewa. Pasalnya, untuk pertama kalinya dalam hampir enam tahun berada di pemerintahan, ia mendengar langsung nasihat Ayahanda Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Aji Muhammad Arifin yang disampaikan secara terbuka dalam sebuah forum.

“Ini menjadi kehormatan dan penghargaan yang luar biasa bagi kami, khususnya bagi PDI Perjuangan. Tidak ada kata lain bagi kami selain taat dan patuh kepada orang tua kami bersama, Ayahanda Sultan Kutai Kartanegara,” tuturnya.

Rendi mengungkapkan, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura menyampaikan pesan utama yang menekankan pentingnya menjaga keharmonisan, baik di internal pemerintahan maupun di tengah kehidupan bermasyarakat.

Pesan tersebut sejalan dengan semangat pembangunan daerah yang inklusif dan berlandaskan nilai kebersamaan, terutama di tengah dinamika sosial dan politik yang terus berkembang.

Apalagi, posisi tertinggi di pemerintahan diemban oleh kader PDI Perjuangan.

Oleh karena itu, seluruh jajaran pengurus dan kader partai memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk mendukung penuh program pemerintah daerah.

“Kami mendukung penuh komitmen mewujudkan Kukar Idaman Terbaik. Ini bukan hanya program pemerintah, tapi juga bagian dari tanggung jawab kami sebagai partai pengusung,” ujar dia.

Ia memastikan pesan tersebut akan ditindaklanjuti melalui koordinasi bersama utusan Kesultanan.

Bahkan, pihaknya berencana bersilaturahmi dengan pemilik lahan yang saat ini mengelola kawasan jalur tersebut, yakni Haji Idris, untuk membicarakan langkah ke depan.

Dalam pelaksanaannya, dia menekankan bahwa pembangunan jalur napak tilas Kesultanan tidak harus sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Harapannya bisa diwujudkan melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk perusahaan swasta. Dengan begitu, jalur napak tilas ini tidak hanya menjadi proyek fisik, tetapi juga storytelling perjalanan sejarah Kesultanan Kutai Kartanegara,” pungkas Rendi. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *