KUKAR, LINGKARKALTIM: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengeluarkan sejumlah himbauan penting kepada masyarakat menjelang libur panjang akhir tahun dan perayaan Natal.
Asisten II Setkab Kukar, Ahyani Fadianur Diani menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat, khususnya bagi warga yang akan meninggalkan rumah dalam waktu cukup lama.
Ia mengimbau agar rumah dan kendaraan dititipkan atau dilaporkan kepada aparat keamanan setempat.
“Himbauan pertama, bagi masyarakat yang meninggalkan rumah agar menitipkan rumahnya ke Polres atau Polsek setempat, baik di kecamatan maupun di kabupaten. Termasuk juga kendaraan, baik roda dua maupun roda empat,” ucap dia, Rabu (17/12/2025).
Ia mengatakan bahwa hal tersebut penting sebagai upaya pencegahan tindak kriminalitas selama rumah dalam kondisi kosong.
Selain itu, pemerintah daerah juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan perayaan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
“Kembang api tidak boleh. Ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Ahyani.
Selain potensi gangguan keamanan, Pemkab Kukar juga mewaspadai risiko bencana alam yang kerap meningkat pada musim penghujan, seperti longsor, banjir, hingga kebakaran.
Keberadaan posko pengamanan terpadu diharapkan mampu menjadi pusat informasi dan respons cepat apabila terjadi kejadian darurat.
“Daerah-daerah rawan longsor dan bencana alam juga menjadi perhatian. Dengan adanya posko, jika terjadi kejadian mendadak dan tidak terduga, masyarakat bisa segera menginformasikan ke posko-posko yang sudah dibentuk,” jelasnya.
Untuk pengamanan rumah ibadah, khususnya menjelang perayaan Natal, Ahyani memastikan pengamanan telah disiapkan secara khusus, terutama di wilayah dengan konsentrasi jemaat yang besar.
Di Tenggarong, pengamanan difokuskan di kawasan Jalan Maduningrat yang memiliki beberapa gereja berdekatan.
“Di Jalan Maduningrat itu ada tiga gereja yang lokasinya berdekatan, dekat pasar. Diperkirakan jumlah jemaat bisa mencapai dua ribuan orang. Karena itu disarankan pengaturan satu jalur agar tidak terjadi kemacetan,” terang dia.
Pengamanan kawasan tersebut akan melibatkan Dinas Perhubungan, aparat keamanan, serta dukungan masyarakat sekitar guna memastikan kelancaran lalu lintas dan keamanan jemaat selama pelaksanaan ibadah.
Ia menegaskan, Polres Kukar bersama seluruh unsur pengamanan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan ibadah Natal umat Kristiani agar dapat berjalan dengan aman dan khidmat.
“Polres sangat mendukung, dan kita semua mendukung seluruh kegiatan ibadah yang akan dilakukan oleh jemaat umat Kristiani. Harapannya semua berjalan tertib, lancar, dan tidak ada hal-hal yang tidak kita inginkan,” pungkas Ahyani. (ASR)










