KUKAR, LINGKARKALTIM: Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Desman Minang Endianto menegaskan komitmen kepengurusan baru untuk mengonsolidasikan seluruh kekuatan kader dalam satu barisan perjuangan yang solid, sah, dan bertanggung jawab, demi pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara.
Ia mengatakan, pelantikan kepengurusan baru menandai dimulainya babak baru dalam perjalanan organisasi, bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh kesungguhan.
“Tugas kita adalah mengkonsolidasikan gerakan pemuda Ansor Kutai Kartanegara dalam satu barisan hikmah, serta menegaskan komitmen pengabdian GP Ansor sebagai badan otonom NU yang senantiasa hadir untuk umat, bangsa, dan negara,” tegas dia saat pelantikan Pengurus Cabang GP Ansor Kukar, Minggu (14/12/2025) malam.
Ia menekankan sejak pelantikan tersebut, seluruh perbedaan yang selama ini mungkin ada di internal organisasi harus ditanggalkan.
Dia mengajak seluruh kader untuk meninggalkan sekat-sekat yang bersumber dari latar belakang profesi, pilihan, maupun masa lalu.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial. Mulai hari ini saya tegaskan, tidak ada lagi perbedaan yang memisahkan kita, khususnya di jajaran pimpinan cabang GP Ansor Kutai Kartanegara. Jika selama ini perbedaan terasa dominan, maka saat ini kita degradasi semua perbedaan itu,” ujar Desman.
Dia menegaskan bahwa persamaan sebagai kader Ansor, kader Nahdlatul Ulama, dan anak bangsa harus menjadi titik temu utama dalam menjalankan roda organisasi.
“Kita kontraskan dan samakan persamaan kita, bahwa kita adalah kader Ansor, kader NU, dan anak bangsa,” tuturnya.
Desman pun mengajak seluruh pengurus dan kader GP Ansor Kukar untuk sungguh-sungguh berkhidmat dan menjaga amanah yang telah diikrarkan.
Menurutnya, khidmat dalam Ansor bukan untuk mengejar jabatan atau popularitas, melainkan sebagai bentuk pengabdian terhadap nilai-nilai kebenaran.
“Jadikan Gerakan Pemuda Ansor Kutai Kartanegara sebagai organisasi yang solid di dalam struktur, kuat dalam nilai-nilai, dan nyata hadir di tengah masyarakat,” kata dia.
Ia menyebut bahwa kehadiran kader Ansor harus dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Di mana pun kader Ansor berada, kehadirannya harus dirasakan. Harus menenangkan, harus melindungi, harus memberdayakan, dan harus memberikan solusi,” pungkas Desman. (ASR)










