Pemkab Kukar Pastikan Beasiswa Idaman Terbaik Berlanjut di 2026

Kepala Bagian Kesra Dendy Irawan. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
Kepala Bagian Kesra Dendy Irawan. (Lingkar Kaltim/M. As'ari)
banner 468x60

KUKAR, LINGKARKALTIM: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) memastikan program beasiswa dan bantuan pendidikan tetap berlanjut pada tahun 2026 melalui skema Beasiswa dan Bantuan Pendidikan Kukar Idaman Terbaik.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Kukar, Dendy Irawan menjelaskan keberlanjutan program beasiswa menjadi bagian penting dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menjaga pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat.

Read More
banner 300x250

“Beasiswa tahun depan insyaallah akan terus berlanjut melalui program beasiswa, pemberian beasiswa, dan bantuan pendidikan Kukar Idaman Terbaik,” ujar dia kepada awak media, Sabtu (13/12/2025).

Ia menjelaskan, saat ini Pemkab Kukar tengah melakukan eskalasi dan evaluasi terhadap 23 Program Dedikasi Kukar Idaman yang ke depan akan difokuskan menjadi 17 Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik.

Dari belasan program prioritas tersebut, beasiswa dan bantuan pendidikan tetap menjadi salah satu program strategis yang dipertahankan.

“Seperti yang disampaikan Pak Bupati, program dedikasi ini kita evaluasi dan kita fokuskan. Salah satunya adalah program beasiswa dan bantuan pendidikan Kukar Idaman Terbaik,” jelas Dendy.

Sebagai dasar pelaksanaan di tahun mendatang, Pemkab Kukar juga telah memfinalisasi kebijakan daerah dalam bentuk Rancangan Peraturan Bupati (Perbup) tentang pemberian beasiswa dan bantuan pendidikan Kukar Idaman Terbaik.

“Kemarin kami sudah memfinalisasi kebijakan daerahnya dalam bentuk rancangan Peraturan Bupati. Ini sebagai payung hukum agar program berjalan lebih tertata dan berkelanjutan,” katanya.

Dendy menerangkan bahwa pada pelaksanaan sebelumnya, jumlah penerima beasiswa yang telah direalisasikan mencapai sekitar 4.000 orang.

Namun, kuota tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa perguruan tinggi.

“Kuota 4.000 itu bukan hanya mahasiswa. Di dalamnya ada beasiswa untuk santri, beasiswa SMA sederajat, serta beasiswa untuk perguruan tinggi,” terang dia.

Selain itu, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan pengembangan program baru di sektor pendidikan keagamaan.

“Nanti juga akan ada program beasiswa atau bantuan pendidikan baru, misalnya untuk santri pondok pesantren yang ada di Kutai Kartanegara,” pungkas Dendy. (ASR)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *